Persiapan Minim, Pendekar Sumsel Sabet Empat Medali di Kejurnas Jakarta

Senin, 13 Maret 2017
Kontingen Sumatera Selatan saat meraih medali pada Kejurnas Inkai di Jakarta

Palembang, Sumselupdate.com – Meski hanya berbekal Training Camp (TC) selama tiga hari, kontingen Institut karate-Do Indonesia (Inkai) Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil menyabet empat medali.

Antara lain, tiga perunggu dan satu emas pada partai eksibisi. Mereka berlaga dengan 30 provinsi di Indonesia dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Inkai 2017 di Jakarta, 7 – 10 Maret lalu.

Read More

Dengan dibesut oleh coach Rizal, Maulana, Syaiful Anwar dan Riki, masing-masing tiga perunggu tersebut disumbang di kelas Kata Beregu Usia Dini Putera (M. Gilang, M. Guntur danKms. M. Adenandrey), Kata Beregu Senior Putra (M. Fadillah Darmawan, M. Tri Wahyudi dan Riki Setiawan), dan Kumite Beregu Junior Putri (Siti Destiah, Andi Tiara, Okti Dea).

Sementara itu medali emas disumbang oleh kelas Kata Veteran Putri atas nama Hj Nurul Adha Isminda. Dengan torehan medali itu, mereka berhasil mencapai target sebelumnya dengan melampaui perolehan di Kejurnas 2016 lalu, yang hanya merebut tiga perunggu.

Ketua Harian Inkai Sumsel Muhammad Zaman mengaku bersyukur terhadap peningkatan capaian medali tersebut. Meskipun hanya memperoleh medali emas pada laga eksibisi, namun karateka yang dibesutnya ini mendapat banyak pelajaran berharga dengan berlaga ke tingkat nasional.

“Kita akui memang sangat berbeda dibandingkan daerah lain. Yang penting perlu persiapan mental dan teknik yang lebih kuat. Karena kalau teknik bagus, tidak akan bisa kalau tidak dibarengi dengan mental yang baik,” ujarnya, Senin (13/3/2017).

Apalagi ditambah persiapan yang cukup mepet. Persiapan yang hanya beberapa pekan ditambah TC yang berlangsung tiga hari, membuat karateka Sumsel cukup keteteran. Hal ini karena informasi yang diterima terlambat sampai ke meja pengurus INKAI Sumsel. Kendati demikian, mereka hanya kalah dari Provinsi Lampung yang telah mempersiapkan kontingennya jauh-jauh hari.

Selain faktor mental, mereka juga pada partai awal sempat ciut karena langsung bertemu dengan kandidat juara, seperti DKI Jakarta. Namun lagi-lagi akibat mepetnya persiapan, mereka harus tunduk pada DKI Jakarta yang pada akhirnya merengkuh Juara Umum.

“Kedepan akan kita siapkan karateka kita dengan lebih baik. Tim kita harus banyak-banyak keluar ke kejuaraan level nasional agar kita dapat mengasah mental karateka kita,” pungkasnya. (sbw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts