Penerangan Jalan Minim, Ini Kata Anggota DPRD Muba

Salah satu ruas jalan penghubung yang minim penerangan di kala malam hari.

Sekayu, Sumselupdate.com  – Tidak berfungsinya beberapa lampu jalan baik yang terletak di jalan kabupaten maupun jalan provinsi, membuat kalangan DPRD Muba angkat bicara.

Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Ziadatulher mengungkapkan, berdasarkan laporan dari masyarakat dan inspeksi mendadak (sidak) di lapangan, beberapa fasilitas penerangan jalan dalam Kabupaten Muba dan milik provinsi, tidak berfungsi atau rusak. Kondisi ini membuat suasana jalan gelap gulita saat malam hari.

Bacaan Lainnya

Dia menjelaskan, minimnya fasilitas penerangan tersebut dapat memberikan dampak buruk bagi pengguna jalan, seperti persoalan keamanan, sehingga hal tersebut harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

“Berdasarkan dari pantuan di lapangan, telah banyak lampu jalan yang rusak di Kabupaten Muba. Baik lampu jalan yang menghubungkan Sekayu dengan Kecamatan Betung, maupun jalan penghubung Kecamatan Sungai Lilin dengan Sekayu,” jelasnya, Senin (1/8).

Dia mengatakan, khusus kondisi jalan sepanjang 80 kilometer dari Kecamatan Betung sangat gelap saat malam hari. Sekitar 150 lampu tidak lagi berfungsi dengan baik sehingga pengguna jalan yang sedang melintas harus behati-hati.

Menurutnya, bukan hanya itu saja, lampu jalan yang ada di Kelurahan Mangun Jaya, juga masih sangat membutuhkan penerangan lampu jalan. Kondisi lampu yang tidak lagi berfungsi itu telah lama terjadi. Selain itu telah menimbulkan dampak negatif bagi pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor.

“Saat malam masyarakat dan pengguna jalan harus ekstra hati-hati jika tidak ingin mendapat bahaya,” terangnya.

Dia mengatakan, lampu jalan tersebut dalam kurun waktu delapan tahun lalu memang tidak berfungsi dengan baik. Sehingga kurang memberikan rasa aman kepada pengguna jalan. Padahal, dengan adanya fasilitas penerangan sangat membantu masyarakat dalam menjalankan aktifitasnya. Selain itu, kondisi yang gelap sering dimanfaatkan oleh beberapa pihak untuk melakukan aksi kejahatannya.

Ditambahkannya, pihaknya akan melakukan koordinasi mengenai keluhan masyarakat tersebut. Sehingga Pemkab Muba melalui dinas atau bisa melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel, khusus jalan-jalan negara.

“Jika harus menunggu pihak lain maka akan memberikan dampak buruk di masyarakat. Sehingga kita akan mempertanyakan dengan Pemkab Muba melalui dinas terkait mengenai kondisi saat ini,” tandasnya. (est)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.