Penataan Kawasan Kumuh Palembang Ditarget Selesai Desember

Program Penataan

Palembang, Sumselupdate.com – Ribuan hektar kawasan kumuh di Kota Palembang memerlukan komitmen pemerintah. Tahun ini, delapan kelurahan dilakukan penataan oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Kelurahan yang mendapatkan Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) yakni 35 Ilir, 36 Ilir, 29 Ilir, 30 Ilir, 32 Ilir, Karang Jaya Silaberanti dan kelurahan yang mendapatkan BPM untuk peningkatan ekonomi adalah Tuan Kentang.

Bacaan Lainnya

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) PKP Provinsi Sumatera Selatan, Nyimas Suryani mengatakan, delapan kelurahan tersebut mendapatkan anggaran masing-masing Rp1 miliar. Anggaran tersebut digunakan di antaranya untuk memperbaiki infrastruktur jalan, persampahan dan drainase.

“Progres sudah 80 persen, kami berharap pertengahan Desember sudah selesai dan masyarakat yang mendapatkan bantuan agar dapat menyerahkan laporannya,” katanya.

Nyimas mengatakan, tahun anggaran 2020 ini ada enam kabupaten/kota yang mendapatkan bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) melalui program Kotaku di Sumsel.

Selain Kota Palembang di 8 lokasi, ada Kabupaten Banyuasin 3 lokasi, Empat Lawang 3 lokasi, OKI 2 lokasi serta Lubuk Linggau dan Pagar Alam masing-masing 1 lokasi. “Total dana Rp18 miliar, karena setiap lokasi anggaran untuk pelaksanaannya senilai Rp1 miliar,” katanya.

Mengingat pengerjaan Kotaku menggunakan sistem padat karya masyarakat, di tengah kondisi pandemi Covid-19 untuk pencegahan dan pengendalian penyebaran serta penanganan dampak Covid-19, maka dalam pelaksanaan setiap tenaga kerja yang terlibat langsung dalam pelaksanaan harus mematuhi protokol kesehatan.

“Hal ini dilakukan untuk menghindari penyebaran virus Covid-19,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.