Baturaja, Sumselupdate.com – Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Sumsel, M Yansuri, SIP melantik secara resmi pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila OKU di Aula Rumah Dinas Bupati OKU, Kamis (16/2/2017).
Pada kesempatan itu, Yansuri mengingatkan isu mulai menyebarnya komunis di Indonesia harus menjadi perhatian bagi Pemuda Pancasila (PP).
“Kami jangan diragukan lagi. Anti komunis. Ideologi kami jelas Pancasila. Kami siap menjadi ujung tombak memerangi komunis,” kata Yansuri.
Sebab kata dia, organisasi beridelogi Pancasila itu siap menjadi ujung tombak untuk membasmi komunis di Indonesia.
Dia menjelaskan untuk di Sumsel sendiri baru sebatas isu. Hingga saat ini, pihaknya belum menemukan secara nyata masyarakat yang tergabung dalam komunis.
“Misalkan ada atribut komunis. Kita harus selidiki dulu apa benar mereka komunis,” ucapnya.
Pada pelantikan pengurus MPC PP OKU, Yansuri menekankan kepada anggota PP agar bisa menjadi mediator masyarakat ke pemerintah. Siap mengkritisi kinerja pemerintah jika dinilai kurang tepat. “Harus ikut bekerja sama dengan pemerintah untuk membangun daerah,” imbuhnya.
Dirinya juga menekankan kepada anggota Pemuda Pancasila untuk ikut serta membangun daerah dan mensukseskan program pemerintah dimulai dari diri sendiri.
Seperti memerangi narkoba mulai dari diri sendiri tak memakai narkoba. Begitu juga tak membawa senjata tajam. “Itu minimal,” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua MPC PP OKU yang baru terpilih RM Wahyu.
Dia mengatakan siap menjalin kerja sama dan menjadi mitra pemerintah.
“Kami akan membantu kemajuan OKU, dan kami siap jika diperlukan dalam hal apapun untuk kemajuan OKU, kami siap” tegasnya.
Sementara itu, Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis meminta kepada seluruh masyarakat untuk berpedoman pada empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. “Karena ini yang menyatukan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Kuryana.
Kuryana juga meminta kepada anggota Pemuda Pancasila untuk membantu pemerintah daerah (Pemda) OKU.
“Jangan diamkan jika kami ada salah. Tegur. Mari satukan diri demi memajukan OKU lebih baik lagi,” ungkapnya. (wid)











