Pemprov Sumsel Resmi Miliki Gedung Pusat Distribusi Regional di Tanjung Api Api, Ini Manfaatnya

Suasana penandatanganan berita acara serah terima dan naskah hibah barang milik negara di El Hotel Royal Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/9/2019).

Bandung, Sumselupdate.com – Pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia kembali menyerahkan aset negara berupa Gedung Pusat Distribusi Regional (PDR) di Tanjung Api-Api kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel).

Penyerahan aset tesebut dilakukan dengan penandatanganan berita acara serah terima dan naskah hibah barang milik negara yang berlangsung di El Hotel Royal Bandung, Jalan Merdeka Nomor 2 Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Jumat (13/9/2019).

Bacaan Lainnya

Usai menghadiri acara tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel H Nasrun Umar mengatakan, aset yang diserahkan ke Pemprov. Sumsel adalah  Gedung Pusat Distribusi Regional (PDR) yang dibangun pada tahun anggaran 2016 dan rampung pada tahun 2019 oleh Kementerian Perdagangan RI.

Dengan diserahkannya Gedung PDR tersebut, menurut Nasrun Umar, maka pemanfaatannya akan lebih maksimal untuk menampung stok barang berupa surplus pangan di Sumsel.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H Nasrun Umar (kiri).

 

“Dengan diserahkannya aset ini ke Pemprov Sumsel,  maka kita akan manfaatkan sebagai salah satu pusat penyimpanan stok- stok barang yang berupa surplus di Sumsel, misalnya beras,” tegasnya.

Dikatakan, untuk ke depannya  jika stok-stok barang tersebut  dibutuhkan terutama bagi daerah-daerah tetangga maka akan dapat dikirimkan langsung.

“Jadi jika nanti daerah-daerah yang membutuhkan terutama daerah tetangga seperti Provinsi Lampung, Babel, Jambi, dan Bengkulu maka akan kita kirimkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Sumsel Yustianus menambahkan, Gedung PDR itu berada di Tanjung Api-Api tepatnya di Desa Teluk Payo, Kabupaten Banyuasin yang diibangun pada tahun 2016.

“Jadi setelah hibah ditandatangani kemudian pelepasan dari Kementerian Perdagangan ke Pemprov Sumsel. Nanti dari Pemprov akan dilaporkan kepada badan aset untuk mencatat setelah itu baru kita akan tindaklanjuti,” ungkapnya.

Sedangkan terkait dengan pemeliharaan dan perbaikan tegas dia, nanti diserahkan kepada Pemprov Sumsel. Karena, menurutnya selama ini tidak bisa dilaksanakan sebab itu masih milik pusat

“Jadi dengan dihibahkannya, kita bisa mengelola Gedung PDR. Kebetulan juga dalam arahan pak Menteri tadi dia berharap agar Gedung PDR itu dapat dimanfaatkan dan difungsikan dengan sebaik mungkin,” pungkasnya. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.