Pemkot Pagaralam Maksimalkan Pariwisata Berbasis Kebudayaan

Rapat Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Budaya Kota Pagaralam.

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Pemerintah Kota Pagaralam akan memaksimalkan pengembangan wisata dan budaya yang ada. Salah satunya daerah Gunung Agung Pauh, yang dijadikan Desa Wisata Pelangi dengan berbagai macam kebudayaan asli Pagaralam di dalamnya.

Bacaan Lainnya

Pemkot Pagaralam yakin, hal ini akan dapat menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung, sehingga nantinya akan meningkatkan perekonomian Kota Pagaralam khususnya masyarakat setempat.

Kepala Bappeda Pagaralam Novi Apriady, saat Rapat Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Ekonomi Lokal Berbasis Budaya, di ruang Besemah Tige Setdako Pagaralam, Senin (5/4/2021) menyebut, jika Pagaralam sudah bukan rahasian lagi jika menjadi sasaran wisatawan di Sumsel ataupun luar Sumsel.

FGD ini sengaja digelar untuk dapat memperkenalkan Pagaralam lebih luas lagi, melalui pariwisata dan kebudayaan asli Pagaralam.

“Kita akan memperkenalkan Kota Pagaralam kepada investor, untuk membantu keberlangsungan program pengembangan budaya lokal berbasis budaya, sehingga dapat meningkatkan perekonomian Kota Pagaralam,” katanya pada rapat yang juga dihadiri Walikota Pagaralam Alpian Maskoni dan Direktur Pengembangan Budaya Komite Perdamaian Dunia Hj. Sri Wahyuni.

Dalam kesempatan ini, Sri Wahyuni menambahkan, hasil observasi atau tinjauan langsungnya di salah satu daerah Kota Pagaralam yaitu Gunung Agung Pauh.

Daerah ini nantinya akan dijadikan desa wisata pelangi dengan berbagai macam kebudayaan asli Pagaralam di dalamnya, yang akan menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung, sehingga nantinya akan meningkatkan perekonomian Kota Pagaralam khususnya masyarakat setempat.

Sementara Walikota Alpian Maskoni mendukung program pengembangan kebudayaan Pagaralam, untuk diperkenalkan secara lebih luas dan berharap program ini akan menghasilkan sesuatu yang beda dan tidak dimiliki oleh daerah lain,.

Program ini diharapkan dapat menarik investor maupun wisatawan untuk berkunjung, serta dapat belajar sejarah, budaya dan peninggalan-peninggalan yang ada di Kota Pagaralam

Walikota Pagaralam juga meminta Tim Pengembangan Budaya untuk berkoordinasi langsung dengan dinas yang terkait untuk keberlangsungan program pengembangan ekonomi lokal berbasis budaya  yang ada. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.