Pagaralam, Sumselupdate.com – Desa Wisata Gunung Dempo memantapkan diri menjadi Destinasi berkelanjutan berbasis masyarakat.
Desa Wisata Gunung Dempo kembali mencuri perhatian pada ajang Anugerah Pesona Desa Wisata Sumatera Selatan (APDWSS) 2025 di Palembang, setelah sukses mempertahankan deretan prestasi selama tiga tahun berturut-turut. Konsistensi ini menegaskan posisi Gunung Dempo sebagai contoh nyata desa wisata yang mengutamakan keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat sebagai roh utama pengelolaan pariwisata.
Pada APDWSS 2025, Desa Wisata Gunung Dempo kembali meraih Juara 1 Kategori Daya Tarik Wisata dan Juara 1 Kategori Kelembagaan, prestasi yang sudah dipertahankan sejak 2023. Tak hanya itu, desa ini juga menyabet Juara 2 Kategori Homestay serta Juara 3 Kategori Utility. Rentetan prestasi ini memperlihatkan kemajuan signifikan kualitas layanan, kesiapan fasilitas, hingga manajemen kelembagaan yang semakin kuat.
Ketua Desa Wisata Gunung Dempo, Wawan Alamsyah SH, menegaskan bahwa capaian tersebut bukan sekadar soal peringkat.
“Angka juara bukan utama dalam ajang APDWSS bagi kami. Yang utama adalah seberapa besar kelembagaan desa wisata agar dapat berkelanjutan dan mampu menerapkan dimensi Wellness Tourism serta prinsip Community Based Tourism (CBT) ke depannya,” ungkap Wawan.
Baca juga : Satlantas Polres Pagaralam Cek Jalur Wisata Gunung Gare Jelang Libur Nataru 2026
Fokus pada penguatan prinsip CBT dan wellness tourism ini menjadi ruh perkembangan Desa Wisata Gunung Dempo dalam beberapa tahun terakhir. Upaya tersebut tidak hanya mempercantik visual destinasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menenangkan, menyehatkan, sekaligus memberdayakan masyarakat lokal sebagai pelaku utama pariwisata.
Dengan konsistensi prestasi dan arah pengembangan yang jelas, Desa Wisata Gunung Dempo kini menjadi salah satu destinasi paling inspiratif dalam pengembangan wisata berkelanjutan di Sumatera Selatan—sebuah bukti bahwa desa dapat tumbuh maju ketika masyarakat diberdayakan dan nilai-nilai keberlanjutan dijadikan fondasi utama. (**)











