Pelaku Perampokan dan Penikaman Sopir Taksi Online di Palembang Berhasil Ditangkap

Writer: - Jumat, 21 Februari 2025
Ilustrasi Tim Gabungan Unit Reskrim Polsek Sukarame dan Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil menangkap pelaku perampokan driver taksi online. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Tim Gabungan Unit Reskrim Polsek Sukarami dan Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil menangkap pelaku perampokan driver taksi online yang heboh kemarin, Jumat (21/2/2025) .

Kabar tersebut, langsung disampaikan Kapolsek Sukarami Kompol Alex Adriyan S.Kom, yang menyebut pelaku dan mobil Daihatsu Sigra BG 1911 LA milik korban sudah diamankan.

Read More

“Sudah dapat ya, pelaku lengkap dengan  barang bukti,” tulis Alex via Whatsapp, Jumat (21/2).

Alex, menyebut saat ini pelaku yang menikam Rudi Susanto (36) itu tengah menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Palembang. “Sedang diinterogasi di Polrestabes Palembang,” ucapnya.

Meski demikian Alex belum memberikan informasi lebih merinci terkait identitas dan kronologis penangkapan pelaku perampokan taksi online tersebut.

Baca juga: Istri Sopir Taksi Online, Korban Perampokan Mobil di Palembang Ungkap Kronologis Suaminya Ditikam

Tertangkapnya pelaku perampokan tersebut juga dibenarkan oleh istri korban Yenni Sawena (33) yang mendapat informasi langsung dari pihak kepolisian.

“Iya benar sudah ketangkap, saya masih nunggu dipanggil juga ini pak, ” ucapnya via Whatsapp.

Sebelumnya, sosok pelaku perampokan mobil terhadap taksi online yang terjadi di Jalan Sosial, Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami Palembang, diungkap oleh istri korban, Kamis (20/02/2025).

Baca juga: Aksi Perampokan Indomaret di Pemulutan Ternyata Pakai Senpi Sewaan

Korban Rudi Susanto (36) yang baru menjadi driver taksi online empat bulan terakhir itu mengalami luka serius pada bagian leher dan akan menjalani operasi pasca peristiwa yang terjadi pada subuh tadi sekitar pukul 0500 WIB.

Istri korban Yenni Sawena (33) yang merupakan warga Jalan Residen Abdul Rozak mengungkapkan kronologis tersebut setelah bertemu suaminya yang suudah terkapar di ranjang RS Bhayangkara Muhamad Hasan Palembang.

Yenni menyebut jika suaminya itu sudah keluar rumah untuk mencari penumpang sejak dini hari.

Peristiwa itu baru terjadi saat suaminya mendapat orderan dari pelaku yang memesan taksi online dari salah satu rumah di Jalan Pipa Reja dengan tujuan ke Jalan Maskarebet, Talang Kelapa.

Yenni menyebut, selama dalam perjalanan tidak sama sekali mengeluarkan sepatah kata obrolan dengan suaminya, pelaku juga disebut duduk persis di belakang kemudi supir.

Namun saat ditanyakan atas nama siapa pelaku memesan yenni tak mengetahui dengan alasan tidak begitu detail bertanya dengan suaminya yang masih dalam perawatan intensif.

“Kalau kata suami tadi diantar ke bedeng di Maskarebet yang dia bilang tempat neneknya, tapi cuman sebentar seperti mengambil sesuatu mungkin disitu dia mengambil pisau, “ucap Yenni yang mengaku sudah membuat laporan polisi ke Polsek Sukarami Palembang.

Sebelum turun setibanya di tujuan orderan, pelaku sudah meminta korban untuk menunggu dan mengantarkannya kembali namun tidak melalui aplikasi atau orderan offline.

“Pelaku minta diantar ke arah KM 5 Jalan Sosial, sampai di lokasi kejadian dia (pelaku –red) langsung menyerang suaminya dengan menusuk ke leher sebelah kiri, suami saya sempat nangkis dan tertusuk di telapak kanan,” ucap Yenni.

Lantaran ketakutan, Yenni menyebut suaminya langsung keluar dari mobil dengan kondisi leher dan tangan alami luka tusuk.

“Pelaku yang duduk di belakang setelah menyerang suami saya langsung pindah kedepan, bahkan kaki suami saya sempat dilindas waktu suami saya sudah keluar mobil,” ucap Yenni.

Bahkan dalam video CCTV dari Indomaret yang berada di TKP sempat merekam saat korban Rudi Susanto (36) sempat mengejar mobilnya dengan lari terpincang-pincang.

Setelahnya baru ada salah seorang warga yang kebetulan melintas di TKP langsung membawa korban ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan pertolongan.

“Selain mobil, HP suami saya yang ada aplikasi grab juga dibawa kabur pelaku,” ucap Yenni.

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts