Pelaku Begal Sadis Pada Siswi SMK di Inderalaya Dihadiahi Timah Panas

Jumat, 22 April 2022
Pelaku begal siswi SMK Indralaya berhasil ditangkap.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Pelaku begal sadis yang mengakibatkan kritisnya seorang siswi SMK bernama Siti Badriah alias Yaya (15) di Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir berhasil dibekuk petugas Unit 1 Subdit III Jatanras Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) di tempat persembunyiannya.

Read More

Pelaku begal sadis itu ternyata David Elfando alias Kalung (27), warga Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang kesehariannya berprofesi sebagai pemulung.

https://youtu.be/_APqDN4JhhM

Berdalih terdesak akan kebutuhan susu anaknya, hingga membuatnya nekat menikam seorang siswi sebanyak tiga kali hingga gancu masih menancap di punggung korban.

“Karena nyari burukan sekarang sudah susah, di mana pas siang itu istri nelpon minta belikan susu sama baju lebaran, aku lah kepeningan jadi nekat ngebegalnya,” kilah Davd Elfando.

Dari penangkapan tersebut terungkap pelaku tiga kali melakukan penusukan di mana senjata tajam yang digunakan gancu yang selalu dibawa pelaku saat mengepul barang bekas.

Barang bukti sepeda motor yang berhasil diamankan petugas.

Aksinya itu ia lakukan saat korban melintas dan pulang sekolah, Kamis (21/4/2022) sekitar pukul 12.00 WIB.

David Elfando mengaku pada awalnya, hanya ingin merampas handphone milik korban dengan hanya menikam sekali.

Namun karena korban berteriak, pelaku mengaku kembali menikamnya. Di mana semua tusukan tersebut ia lakukan pada bagian pundak dan punggung korban.

“Kami papasan posisinya, saya hadang terus saya paksa untuk nyerahkan HP-nya, tapi karena teriak saya tusuk di bagian punggung dua kali,” ungkapnya.

Sedangkan tusukan ketiga hingga pisau dan gancu yang ia gunakan tertinggal di pundak korban.

“Aku ambil motornya itu, karena pas mau kabur motor saya mogok, jadi saya rampas motor korban dia melawan jadi saya tusuk lagi,” ungkapnya.

Karena panik, pelaku lantas mendorong korban ke sungai dan meninggalkannya bersama dengan motor butut miliknya.

Setelah itu, korban bersembunyi di tempat istrinya tinggal di Desa Sepucuk, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten OKI.

“Karena saking ngebutnya, handphone itu jatuh di jalan, saya kabur ke dusun istri di Sepucuk, motor itu rencana mau aku pakai dan sengaja cup body saya lepas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Polda Sumsel Kompol Agus Prihadinika melalui Kanit 1 Subdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Willy Oscar perburuan terhadap pelaku dalam waktu cukup singkat, di mana pelaku berhasil di bekuk kurang dari 1 x 24 jam.

“Kami sempat kejar-kejaran dengan pelaku, di Desa Sepucuk, bahkan saat kami ringkus yang bersangkutan sempat melawan dengan petugas hingga akhirnya kami berikan tindakan tegas dan terukur,” pungkas Kompol Willy Oscar saat ditemui. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts