Pelaku Begal Ojol Ternyata Anak di Bawah Umur, Motifnya Hanya Buat Jajan Namun Tega Bacok Korban

Selasa, 8 Maret 2022
Kapolrestabes Palembang, Kombes Mukhamad Ngajib.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Aksi begal sepeda motor yang dialami seorang driver ojek online hingga mengalami luka bacok pada bagian kepala saat melintas di Jalan AKBP Cek Agus Palembang, rupanya dilakukan oleh sekumpulan anak di bawah umur pada Minggu (20/2/2022) dinihari lalu.

Read More

Mirisnya, para pelaku begal sebanyak lima pemuda ini masih berusia 14 tahun hingga 16 tahun. Kelimanya  berinisial AF (14), AK (15), AH (15), RA (15), dan AL (16).

Para pelaku diamankan di kediaman masing-masing pada Minggu (6/3/2022) malam oleh Unit Reskrim Polsek Ilir Timur (IT) II Palembang.

Kelima pemuda itu nekat melakukan pembegalan hingga melakukan pembacokan ternyataa hanya untuk mencari uang jajan.

“Tidak punya uang jajan Pak,” ujar salah seorang pelaku EJ (14) saat ditanyai Kapolrestabes Palembang, Kombes Mukhamad Ngajib pada press realese di Mapolsek Ilir Timur II.

Meski begitu, awalnya EJ mengaku tidak tahu bila diajak temannya untuk melakukan begal oleh teman-temannya.

Namun tidak diakuinya, secara pasti dari mana mereka terinspirasi melakukan pembegalan sadis termasuk kemana sepeda motor korban dijual.

Seperti yang dijelaskan EJ dari hasil pembegalan tersebut, kelima pelaku tidak mendapatkan uang yang rata. Ada yang mendapat Rp400 ribu dan ada juga yang mendapat Rp300 ribu.

“Saya kebagian Rp400 ribu Pak,” ujarnya.

Aksi begal yang viral di sosmed tersebut mendapat respon dan simpati terhadap korban. Pasalnya, tak hanya mengalami luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit, korban juga sampai kehilangan dompet berisi uang, handphone serta sepeda motor yang biasa digunakan untuk mencari nafkah memenuhi kebutuhan keluarga.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol M Ngajib yang memimpin langsung jalannya press realese tersangka di Mapolsek IT II Palembang mengatakan, modus kelima tersangka adalah dengan sengaja memepet sepeda motor korban.

“Mereka ini melakukan aksi pencurian dengan kekerasan. Setelah berhasil memepet sepeda motor korban, para pelaku melakukan kekerasan, kemudian membawa kabur barang berharga milik korban di antaranya sepeda motor,” jelas Kapolrestabes didampingi Kapolsek IT II, Kompol Yuliansyah serta Kanit Reskrim AKP Firmansyah.

Dikatakannya, polisi masih mendalami keterangan para tersangka yang mengaku baru satu kali melakukan aksi begal.

Atas kejadian ini, Ngajib mengimbau kepada seluruh orangtua untuk lebih mengawasi serta membina anak-anak terutama usia remaja agar tidak sampai melakukan tindak kejahatan.

“Sebagai antisipasi supaya kejadian serupa tidak terulang, saya mengimbau kepada semua orang tua agar memberikan pembinaan kepada putra-putrinya apalagi diusia remaja untuk tidak melakukan tawuran, tindak pidana. Selain itu kita dari kepolisian juga tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas kepada setiap pelaku kejahatan apalagi yang sudah merugikan atau melukai orang lain,” tegasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts