PBB Sebut Penyaluran Bantuan ke Gaza Meningkat Meski Reruntuhan dan Bahan Peledak Masih Berserakan

Writer: - Sabtu, 18 Oktober 2025
Staf dari Bulan Sabit Merah Mesir (Egyptian Red Crescent/ERC) berdiri di dekat sebuah truk yang membawa bantuan kemanusiaan saat truk tersebut memasuki Gaza dari sisi Mesir di perbatasan Rafah pada 12 Oktober 2025. (Xinhua/Ali Mostafa)

PBB, Sumselupdate.com – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam penyaluran bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, meski kondisi di lapangan masih dipenuhi reruntuhan dan bahan peledak yang belum meledak.

Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stephane Dujarric, mengatakan Israel telah memberi tahu mediator gencatan senjata bahwa sebanyak 950 truk bantuan melintasi Gaza pada Kamis (16/10/2025) melalui pos-pos penyeberangan yang dikendalikan pihak Israel. Dari jumlah tersebut, 143 truk masuk melalui penyeberangan Kissufim dan 807 truk melalui Kerem Shalom (Karem Abu Salem), termasuk 11 truk yang membawa bahan bakar dan gas.

Read More

Dujarric menambahkan, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat, Tom Fletcher, yang memimpin Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), berhasil masuk ke Jalur Gaza pada Jumat (17/10) melalui sisi Israel di perbatasan Kerem Shalom.

“Tom Fletcher masuk dari Mesir melalui sisi Israel di perbatasan Kerem Shalom,” kata Dujarric.

PBB berharap Israel memberikan izin bagi seluruh staf lembaga PBB, tidak hanya pejabat tinggi, untuk masuk dan bekerja di Gaza, termasuk pakar gizi, tenaga kesehatan, serta penjinak ranjau.

Dalam laporannya, OCHA menyebut Fletcher mengunjungi Deir al-Balah, lokasi Castle Bakery, salah satu dari sembilan toko roti yang didukung Program Pangan Dunia (World Food Programme/WFP).

Toko roti ini sebelumnya merupakan yang terbesar di Khan Younis sebelum direlokasi akibat perintah pengungsian dari Israel.

Selama di Deir al-Balah, Fletcher bertemu dengan pimpinan lembaga-lembaga PBB di Gaza dan dijadwalkan melanjutkan pertemuan dengan para pekerja kemanusiaan pada malam hari.

Ia juga bermalam di Gaza untuk memantau langsung pelaksanaan bantuan di lapangan.

Fletcher mengatakan tim kemanusiaan PBB saat ini tengah melaksanakan rencana 60 hari guna memperluas operasi penyelamatan jiwa secara besar-besaran.

Meski menghadapi tantangan besar, pihaknya bertekad memanfaatkan momentum kemanusiaan yang tercipta melalui kesepakatan damai yang sedang berlangsung.

Sebelum menuju Gaza, Fletcher meninjau penyeberangan Rafah dan menyaksikan langsung truk-truk bantuan menuju Kerem Shalom.

Ia juga mengunjungi Rumah Sakit Al Arish di Mesir, tempat ratusan warga Palestina yang dievakuasi dari Gaza tengah dirawat.

Pada hari yang sama, PBB bersama sejumlah mitra menyalurkan berbagai bantuan, di antaranya 20 truk berisi tenda, popok, dan perlengkapan kebersihan, tiga truk perlengkapan kebersihan pribadi, delapan truk tangki berisi bahan bakar diesel, serta dua truk membawa pakan ternak.

OCHA melaporkan, warga Gaza terus berpindah ke wilayah yang baru dapat diakses. Para mitra kemanusiaan mencatat, pada Rabu (15/10) terdapat lebih dari 17.600 pergerakan dari selatan ke utara, serta 12.900 pergerakan dari barat ke timur Khan Younis.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts