Pasha Ungu Mundur Viral di Sosmed Hoaks, Tak Ada Konfirmasi

Writer: - Senin, 25 Agustus 2025
Sigit Purnomo Said alias Pasha Ungu yang viral dikatakan mundur DPR (Instagram/pashaungu_vm)

Jakarta, Sumselupdate.com – Sebuah video yang mengklaim Pasha Ungu  mundur dari DPR karena menolak ‘makan uang haram’ telah viral di media sosial. Sebuah video yang mengklaim Pasha Ungu mundur dari DPR  karena menolak ‘makan uang haram’ telah viral di media sosial.

Jutaan orang merayakannya sebagai aksi heroik. Namun, di balik euforia itu, ada sebuah kenyataan pahit yang menyebutkan jika informasi tersebut adalah hoax (hoaks).

Read More

Lalu, mengapa sebuah kebohongan yang begitu jelas bisa menyebar dan dipercaya sedemikian masif?. Dikutif dari suara.com (jaringan nasional Sumselupdate.com), Jawabannya jauh lebih dalam daripada sekadar misinformasi.

Ini adalah cermin dari kondisi psikologis publik yang sedang muak. Inilah lima fakta kunci yang membongkar mengapa hoax pengunduran diri Pasha  Ungu begitu efektif menipu kita semua.

Faktanya: Narasi Pahlawan yang Sempurna (dan Terlalu Sempurna)

Kekuatan utama hoax ini adalah narasinya yang sangat dioptimalkan. Di tengah citra DPR yang hancur, muncul seorang selebriti-politisi yang digambarkan memilih integritas di atas jabatan.

Baca juga : Pasha Ungu Bakal Diusung Bakal Calon Gubernur DKI Jakarta

Kalimat ‘tidak mau ikut makan uang haram’ adalah sebuah ‘bom’ yang mengonfirmasi kecurigaan terburuk publik tentang Senayan. Cerita ini terlalu sempurna untuk menjadi kenyataan dan memang tidak nyata.

Faktanya: Nol Konfirmasi, Murni Konten Buatan

Hingga detik ini, tidak ada satu pun bukti valid yang mendukung klaim ini. Akun media sosial resmi Pasha Ungu diam, Partai Amanat Nasional (PAN) tidak bersuara, dan tidak ada media kredibel yang melaporkannya.

Video viral itu sendiri hanyalah foto lama Pasha yang ditempeli narasi fiktif. Ini adalah ciri khas konten hoax yang dirancang untuk memanipulasi emosi.

Baca juga : Tak Ada Izin Mendagri, Gubernur Sulteng Sebut Pasha “Ungu” Langgar Aturan

Faktanya: Menunggangi Momentum Amarah Publik

Hoax ini tidak akan meledak jika muncul enam bulan lalu. Ia menjadi viral karena ‘menunggangi’ momentum yang sempurna.

Publik sedang berada di puncak kemarahan akibat serentetan kontroversi DPR: dari tuntutan kenaikan tunjangan hingga pernyataan arogan ‘rakyat jelata’.

Hoax Pasha datang sebagai katarsis, sebuah pelepasan amarah yang terasa memuaskan. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts