Pasal Mesin Jahit, Hidung IRT Ini Luka Robek Dianiaya Tetangga Sendiri Pakai Ember

Writer: - Sabtu, 12 Juli 2025
Holijah, saat membuat laporan polisi di SPOT Polrestabes Palembang, Sabtu (12/7/2025). (Sumselupdate.com/ Candra Budiman)

Palembang, Sumselupdate.com – Tak terima sudah diianiaya oleh tetangganya sendiri inisial SS, membuat Holijah (46) warga jalan KH Azhari, lorong Indrawati, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang, melapor ke ruang SPKT Polrestabes Palembang, pada Sabtu (12/7/2025).

Akibat dari penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek di hidungnya usai dipukul ember oleh terlapor dan luka lebam di tangan akibat dicakar.

Read More

Berdasarkan data yang dihimpun, korban Holijah sendiri dianiaya oleh terlapor di dekat rumahnya, pada Kamis (10/7/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Dimana, kejadian berawal saat terlapor datang ke rumah korban untuk meminjam mesin jahit.

Karena kasihan, lalu korban meminjamkan mesin jahitnya kepada terlapor. Setelah cukup lama dipinjam terlapor, korban pun ingin mengambil kembali mesin jahit miliknya untuk dipakai dan mendatangi kediaman terlapor yang berada tidak jauh dari rumahnya.

“Masalahnya sebenarnya sepele, cuma soal mesin jahit punya saya yang mau saya ambil, tapi terlapor tidak mau mengembalikannya, alasan dia sudah banyak keluar uang untuk memperbaiki mesin jahit milik saya yang katanya rusak,” ungkap korban Holijah, ditemui wartawan usai membuat laporan.

Baca juga : Kasus Pemukulan Dokter Koas, Keluarga Korban Tunjuk Redho Junaidi Jadi Kuasa Hukum

Terlapor bercerita jika korban mau mengambil mesin jahit, harus mengganti uang terlapor yang digunakannya untuk perbaiki mesin jahit.

“Itulah alasan terlapor, padahal pada saat dipinjam oleh terlapor, kondisi mesin jahit itu tidak rusak. Jadi terlapor minta saya supaya mengembalikan uangnya yang dipakai untuk memperbaiki mesin jahit tersebut,” bebernya.

Karena korban juga tidak mau ganti uangnya yang diminta oleh terlapor, pada saat itu juga terjadi cekcok mulut antara korban dan terlapor. Hingga akhirnya, korban ini dipukul terlapor menggunakan ember tepat di wajah korban.

Baca juga : Kasus Pemukulan Kepala Faskes Terhadap Bawahanya, Ini Tanggapan Pj Walikota Pagaralam

“Saya juga dicakar oleh terlapor. Saya tidak terima sudah dianiaya oleh terlapor, jadi saya melapor ke polisi, berharap laporan saya tadi dapat ditindaklanjuti dan terlapor diamankan. Sudah dipinjami bukannya terima kasih, saya malah dianiaya oleh SS,” tutupnya.

Panit SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Kosasih, membenarkan adanya laporan korban terkait dugaan penganiayaan.

“Laporan korban sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Palembang,” singkatnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts