Pamit ke Palembang Buka Blokiran ATM, Aris 6 Hari Tak Kembali ke Lokasi Proyek

Penulis: - Selasa, 6 Februari 2024
, Aris Setiawan (27) warga Dusun Wanadadi, Purwodadi, Cilacap, Provinsi Jawa Barat, dilaporkan hilang.

Palembang, sumselupdate.com – Enam hari tidak kembali ke lokasi proyek dan tidak dapat dihubungi, Aris Setiawan (27) warga Dusun Wanadadi, Purwodadi, Cilacap, Provinsi Jawa Barat, akhirnya dilaporkan hilang oleh rekan kerjanya Sudianto (39) ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, pada Selasa (6/2/2024) siang.

Menurut Sudianto bahwa Aris Setiawan pergi dari lokasi proyek di Kabupaten OKI, Provinsi Sumsel, pada tanggal 1 Februari 2024 sekitar pukul 09.00 WIB menuju ke kota Palembang dengan maksud untuk mengaktifkan ATM Bank Mandiri yang terblokir.

Bacaan Lainnya

“Aris pamitan kepada saya untuk ke Palembang membuka blokir ATM Bank Mandiri miliknya dan membeli mesin bor untuk keperluan di proyek,” ucap Sudianto, kepada wartawan usai membuat laporan polisi.

Dijelaskan Sudianto, bahwa ciri-ciri dari Aris Setiawan saat terakhir meninggalkan lokasi proyek dengan menggunakan pakaian kaos berkerah warna coklat abu-abu, celana hitam, memakai sandal hitam biru.

“Ciri-ciri ditubuhnya Aris ada tahi lalat pada bibir atas, kulit agak gelap, berbadan gemuk. Terhitung sudah enam hari ini tidak kembali dan Handphonenya tidak bisa dihubungi lagi. Makanya saya membuat laporan kehilangan orang ini ke polisi, sudah izin sama pihak keluarganya juga, berharap Aris bisa ditemukan,” tutupnya.

Baca juga : Polisi Belum Terima Laporan Orang Hilang Terkait Penemuan Tengkorak Manusia di Duren Sawit

Bagi masyarakat kota Palembang yang menemukan orang dengan ciri-ciri tersebut bisa di informasikan atau dihubungi ke nomor nama Susdianto nomor 0812-1355-4416. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.