Mobil Tak Dapat, Toni Tertipu Rp90 Juta

Penulis: - Selasa, 6 Februari 2024
Korban penipuan lapor polisi.

Palembang, sumselupdate.com — Toni Kuswadi (43), warga jalan Ratu Sianum, lorong Cempedak, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, kehilangan uang senilai Rp90 juta.

Hal itu lantaran ia tertipu dalam pembelian mobil melalui media sosial (Medsos) market place Facebook.

Bacaan Lainnya

Tak terima sudah menjadi korban penipuan, korban Toni mendatangi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, pada Selasa (6/2/2024) siang, untuk membuat laporan.

Usai membuat laporan, Toni mengatakan kejadian yang dialaminya terjadi pada Rabu (31/1/2024) lalu, sekitar pukul 14.30 WIB, di jalan RE Martadinata, lorong Satria, Kecamatan Ilir Timur II Palembang.

“Saya tertipu membeli mobil bekas jenis Avanza, melalui market place Facebook. Awalnya saya melihat di market place, lalu saya tertarik melihat mobil itu, dan berlanjut berhubungan lewat WhatsApp atas nama terlapor Yogi,” ungkap Toni.

Baca juga : Oknum Polisi Jalani Sidang Dakwaan Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Saat berhubungan WhatsApp tersebut, lanjut Toni, terjadi kesepakatan harga jual beli mobil sebesar Rp90 juta. Namun sebelum uang di transfer, korban Toni terlebih dahulu mendatangi lokasi mobil tersebut berada, untuk melihat kondisi mobil.

“Sampai saya di rumah pemilik mobil atas nama Mawardi, di lorong Satria, saya di suruhnya untuk mentransfer uang ke rekening pelaku Yogi. Tapi setelah uang saya transfer ke pelaku Yogi, ketika saya datangi lagi ke rumah pemilik mobil untuk mengambil mobil itu, malahan pemilik mobil tidak mau menyerahkan mobilnya,” terang Toni.

Dijelaskannya, bahwa pemilik mobil malah berkilah bahwa mobil itu bukan miliknya melainkan milik terlapor Yogi.

Baca juga : Beli Mobil Buat Taksi Online, Iskandar Tertipu Rp60 Juta

“Tapi dari pengakuan terlapor Yogi, pemilik mobil itu adalah saudara dia. Jadi saya bingung, uang sudah saya transfer ke rekening terlapor Yogi, tapi mobil tidak saya terima. Saya menaruh curiga sama pak Mawardi, mungkin mereka komplotan,” tuturnya.

Dengan telah dibuatnya laporan polisi itu, korban Toni berharap agar ada pertanggung jawaban dari pemilik mobil serta terlapor ditangkap.

“Saya seharusnya dapat mobil, tapi tidak dapat dan uang saya sudah diambil,” tutupnya.

Sementara itu, laporan korban sudah diterima oleh petugas SPKT Polrestabes Palembang, dalam perkara tindak pidana penipuan dan penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 378 KUHP.

Laporan korban akan diserahkan ke unit Satreskrim Polrestabes Palembang, untuk ditindaklanjuti. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.