Obyek Wisata di Pagaralam Diserbu Masyarakat, Polisi Berlakukan Sistem Buka Tutup

Minggu, 8 Mei 2022
Kepadatan kendaraan menuju obyek wisata di Kota Pagaralam masih terjadi, sehingga Polres Pagaralam memberlakukan sistem buka tutup, Minggu (8/5/2022).

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Sejak H+1 Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, Kota Pagaralam mulai diserbu wisatawan baik dari dalam Sumatera Selatan (Sumsel) maupun dari luar.

Read More

Tak heran, kunjungan wisatawan membuat sejumlah objek wisata di Pagaralam dipadati pengunjung.

Bahkan, pengguna kendaraan roda dua dan roda empat harus rela mengantre untuk bisa masuk ke sejumlah objek wisata karena banyaknya kendaraan yang keluar masuk.

Untuk memperlancar arus lalulintas, Kepolisian Resort (Polres) Pagaralam memberlakukan sistem buka tutup jalur menuju objek wisata Gunung Dempo.

Kepadatan kendaraan menuju obyek wisata di Kota Pagaralam masih terjadi, sehingga Polres Pagaralam memberlakukan sistem buka tutup, Minggu (8/5/2022).

Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan hingga kemacetan di jalur menuju Gunung Dempo Pagaralam.

Pantauan Sumselupdate.com  hingga hari ini Minggu (8/5/2022) kepadatan kendaraan menuju Gunung Dempo Pagaralam masih terjadi.

Ribuan kendaraan roda dua maupun empat terlihat padat merayap menuju pintu masuk objek wisata Gunung Dempo Pagaralam.

Kapolres Pagaralam AKBP Arief Harsono, SIk, MH mengatakan, pihaknya telah menempatkan sejumlah anggota di sejumlah jalur objek wisata.

Kepadatan kendaraan menuju obyek wisata di Kota Pagaralam masih terjadi, sehingga Polres Pagaralam memberlakukan sistem buka tutup, Minggu (8/5/2022).

“Untuk mengatur lalulintas di kawasan wisata, kita tempatkan sejumlah petugas. Hal ini agar kendaraan yang keluar masuk objek wisata bisa teratur,” ujarnya.

Khusus untuk kawasan Gunung Dempo,  Polres Pagaralam memberlakukan pola lalu lintas buka tutup.

Jika dilihat kendaraan yang ada di Gunung Dempo padat, maka sejumlah wisatawan lainnya akan diarahkan dulu ke objek wisata lainnya.

“Tidak adanya kantong parkir di kawasan Gunung Dempo membuat kendaraan susah untuk parkir. Jadi jika lokasi parkir habis dan jalan mulai padat kita terpaksa alihkan wisatawan ke lokasi wisata lainnya yang ada di kawasan Gunung Dempo ini,” katanya.

Kepadatan kendaraan menuju obyek wisata di Kota Pagaralam masih terjadi, sehingga Polres Pagaralam memberlakukan sistem buka tutup, Minggu (8/5/2022).

Kapolres menambahkan jika tidak ada penutupan total jalur menuju objek wisata di Pagaralam.

Namun Polres memberlakukan sistem buka tutup jika terjadi kepadatan kendaraan di lokasi wisata.

“Tidak ada penutupan total, namun jika ada objek wisata yang padat, maka akan kita alihkan ke objek wisata lain agar tidak terjadi kemacetan total,” tandasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts