Muratara, Sumselupdate.com –Sungguh tragis akhir hidup Arzan Ardiansyah (27), warga Desa Sungai Baung, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara).
Korban menemui ajal di RSUD Rupit dengan kondisi pendarahan di bagian kepala, akibat sepeda motor Honda Mega Pro yang dikendarainya bertabrakan dengan sepeda motor Honda Supra X, Senin (23/3).
Lakalantas ini diduga korban yang kesehariannya Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Dinas Pekerjaan Umum (PU), hendak mengejar apel pagi.
Infromasi di lapangan kecelakaan maut tersebut bermula dari kendaraan yang dikemudikan korban melaju kencang dari Rawas Ulu menuju Kecamatan Rupit.
Korban saat itu membonceng temannya Budi, warga Desa Lesung Batu.
Di tengah perjalanan tepatnya di Desa Karang Waru, Kecamatan Rupit, muncul sepeda motor jenis Supra X yang dikendarai oleh Cek Mawi.
Saat itu, Cek Mawi membonceng temannya Samirudin, warga Sungai Baung, berhenti di tengah jalan lantaran ingin berbelok.
Diduga terkejut, korban tak sempat menghindar. Akibatnya, kecelakaan maut tak terhindarkan.
Usai menghantam motor Supra X, baik kendaraan maupun tubuh korban terpental dan masuk siring.
Akibat kejadian tersebut korban langsung dilarikan ke RSUD Rupit untuk mendapatkan pertolongan.
Begitu juga dengan ketiga korban ikut dilarikan ke rumah sakit.
Rupanya Tuhan berkehendak lain. Akibat luka yang diderita cukup serius di bagian kepalanya, korban Arzan Ardiansyah tidak bisa terselamatkan.
“Korban meninggal di RS dengan kondisi pendarahan pada bagian kepalanya,” kata Dian Winani, salah satu pegawai RSUD.
Dia menyebutkan, selain Arzan, korban lainnya mengalami luka cukup parah. Setelah mendapatkan pertolongan pertama, tiga korban lainnya langsung dirujuk ke RS Sobirin dan Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.
“Korban lainnya yakni Budi, warga Desa Lesung Batu, Samirudin, warga Sungai Baung, dan Cek Mawi, warga Karang Anyar. Saat ini mereka di rujuk ke RS Sobirin dan RS Siti Aisyah,” jelasnya.
Kapolres Musi Rawas AKBP Herwansyah Saidi melalui Kapolsek Muara Rupit AKP Ujang AR didampingi anggota Pos Lantas Tanjung Beringin, Brigadir In Sodikin membenarkan kejadian lakalantas tersebut.
“Berdasarkan keterangan saksi, sepeda motor Supra berhenti karena hendak belok kanan, namun belum berbelok. Lalu, langsung dihantam oleh kendaraan jenis Megapro yang dikendarai korban Arzan,” jelasnya.
Ditambahkannya, diduga kendaraan yang dikendarai korban melaju kencang pasalnya mengejar apel pagi di Pemkab Muratara.
Sementara kendaraan Supra yang dikendarai Cek Mawi melaju satu arah namun langsung berbelok ke kanan sehingga sepeda motor yang ditumpangi Arzan menghantam sepeda motor Supra tanpa nopol tersebut.
Akibatnya, empat korban terpental dari motor mereka masing-masing. Sehingga korban mengalami luka di sekujur tubuhnya.
Dan yang paling parah mengalami luka dibagian kepala karena keempat korban tanpa menggunakan helm sebagai pelindung kepala.
”Kedua kendaraan sudah berada di Polres Musi Rawas untuk dilakukan penyelidikan. Selanjutnya, akan dilakukan pemeriksaan terhadap saksi dan menunggu korban sadar, “pungkasnya.
Terpisah Kadis PU Hendriansyah membenarkan kejadian tersebut.
Dia mengaku, mendapatkan informasi jika korban kecelakaan dan usai acara Musrembang langsung mendatangi rumah duka. (ain)











