Baturaja,Sumselupdate.com – Seorang pria yang sering meresahkan khususnya di lingkungan Rumah Sakit Ibnu Sotuwo Baturaja diamankan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) OKU.
Pria yang diketahui bernama Sukarno (35) warga Desa Tran Merbau itu belakangan tinggal di bawah kolong Jembatan Ogan I yang berdekatan dengan RSUD Ibnu Sutowo.
Pria yang masih terlihat gagah itu diamankan saat Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kuryana Azis sedang melakukan program Jumat bersih di halaman belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD)Ibnu Sutowo.
“Kadang di tempat ini (taman belakang-red) kerap dijadikan sebagai tempat bersantai menikmati waktu sore sekaligus memadu kasih, bahkan di bawah jembatan ada gelandangan yang kerap meresahkan petugas kita dengan menumpang nge charge handphone nya,” Kata Direktur RSUD Ibnu Sutowo Baturaja dr Ryna Dina saat berbincang santai dengan Bupati OKU, Jumat (3/11/2017).
Mendengar laporan itu orang nomor satu di Bumi Sebimbing Sekundang ini langsung mengecek ke bawah kolong Jembatan Ogan 1 yang tepatnya di sudut pagar pembatas taman RSUD.
Melihat kondisi dibawah jembatan yang kotor dan berbau serta banyak sampah berserakan, Kuryana langsung memerintahkan anggota Sat Pol PP mengamankan gelandangan tersebut yang sedang asyik duduk santai. “Mana Sat Pol PP amankan dan bawa ke Dinas Sosial agar bisa dibina,” ucap Kuryana.
Sementara Itu gelandangan yang diketahui bernama Sukarno (35) ini mengaku sebagai seorang musafir yang sedang dalam perjalanan, dikatakannya ia tinggal di kolong jembatan sudah sejak dua minggu yang lalu.
“Saya ini musafir pak, saya dalam perjalanan jauh dari Blambangan Umpu, Lampung hendak ke Tran Merbau, karena rumah saya di sana,” kata pria yang mengaku sudah lama bercerai dengan istrinya ini.
Dikatakan Sukarno, ia sekedar menumpang sementara, karena dalam perjalanan jauh. “Di desa (Merbau) saya sehari-hari nyadap karet, saya ini sudah bercerai dengan istri saya Zainab dan punya dua orang anak,” imbuhnya.
Ditanya mengapa ia tidak langsung pulang ke rumah dan memilih tinggal di kolong jembatan, Sukarno hanya terdiam, “enggak pak saya ini musafir,” ujarnya singkat seraya merapikan beberapa kardus yang berisi buku dan barang lainnya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Saiful Kamal SKM. M.Epid membenarkan adanya seorang gelandangan yang dibawa ke dinas Sosial. “Kita bina dahulu dan langsung kita kembalikan ke rumahnya yang diakuinya di Trans Merbau,” tandasnya. (wid)











