Baturaja, Sumselupdate.com – Program Jumat Bersih yang digalakkan Bupati OKU Drs Kuryana Azis dinilai Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mampu menekan angka penderita Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Ini tidak terlepas dari kerja keras Bapak Bupati H Kuryana Azis yang sejak beberapa tahun terakhir rutin menggalakkan program Jumat Bersih dengan melibatkan seluruh perangkat daerah, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan,” ucap Kepala Bidang P2P Dinkes OKU Andi Prapto, Minggu (24/3/2019).
Sejak tiga tahun terakhir angka pasien penderita DBD di OKU turun drastis. Bahkan kata Andi, pada Januari-Maret tahun ini jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit hanya delapan pasien. Itupun tiga orang diantaranya berasal dari kabupaten tetangga.
Andi menjelaskan, kesuksesan menekan angka penyakit DBD itu disebabkan berbagai faktor, salah satunya tingginya kesadaran masyarakat OKU untuk menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu lanjut Andi, sikap proaktif pihak puskesmas yang rutin melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang bagaimana caranya mencegah penyebaran DBD. Seperti menggalakkan program Menguras, Mengubur dan Menutup (3M) tempat penampungan air.
“Kemudian petugas puskesmas juga selalu siaga bubuk abate di tempat masing-masing, sehingga jika ada warga terkena DBD bisa cepat diobati,” katanya.
Tak lupa kegiatan fogging gratis yang turut digalakan Dinkes OKU juga memberikan andil yang besar dalam menekan penyebaran DBD di daerah berjuluk Bumi Sebimbing Sekundang tersebut.
“Jika dibandingkan daerah lain, maka OKU bisa dikatakan sukses menekan penyebaran penyakit DBD. Sebab di kabupaten/kota lain jumlah pasien DBD untuk tiga bulan terakhir ini saja ada yang tembus ratusan orang. Sementara di tempat kita cuma delapan orang. Mudah-mudahan hal ini bisa dipertahankan,” ucapnya. (wid)











