Nekat Berenang di Laut, Tiga Pelaku Nekat Curi Plat Besi Perusahaan

Kapolsek Mariana, AKP Halim Kesumo saat press realese penangkapan tersangka Agus Saleh dan Wely Handoko alias Giman, Rabu (27/1/2021).

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Aksi pencurian plat besi milik PT DSBE di Desa Perajin, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan, ternyata bukan perkara mudah dilakukan.

Bacaan Lainnya

Para pelaku dalam melancarkan aksinya harus pandai berenang di sungai maupun laut. Ini seperti dilakukan Agus Saleh (31), warga Desa Perajin, Dusun I, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin dan rekannya Tegar yang kini masih buron.

Kasus pencurian plat besi ini terungkap setelah tersangka Agus Saleh dan Wely Handoko alias Giman (24), warga Kupang Jaya, Kabupaten Banyuasin, berhasil ringkus pada 26 Desember 2020 sekitar pukul 08.30 WIB.

Keduanya diciduk tim Buser Unit Reskrim Polsek Mariana. Sedangkan rekan kedua pelaku, Tegar hingga kini masih dalam proses pengejaran petugas.

Agus dan Giman diringkus aparat di kediaman mereka masing-masing pada Sabtu (23/1/2021) sekitar pukul 20.30 WIB.

Dari tangan kedua pelaku, anggota berhasil mengamankan barang bukti tiga buah plat besi milik PT DSBE.

Dari pemeriksaan, tersangka Giman mengaku hanya memantau keadaan sekitar. Sementara untuk melakukan aksi pencongkelan besi adalah Agus dan Tegar.

“Saya hanya disuruh menjaga perahu yang kami gunakan untuk melakukan aksi pencongkelan besi milik PT. Sedangkan teman saya berenang dan melakukan aksi pencongkelan besi itu. Rencanaya barang tersebut akan dijualkan ke tukang rongsokan,” ujarnya kepada awak media, Rabu (27/1/2021).

Kapolsek Mariana, AKP Halim Kesumo mengatakan, penangkapan pelaku adanya laporan Yopi perwakilan dari PT DSBE.

“Dari laporan korban itulah, Tim Buser melakukan penyelidikan, hingga berhasil mengamankan kedua pelaku tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mapolsek Mariana untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Namun tim masih mengejar satu pelaku lainnya, untuk barang bukti yang diamankan satu buah besi milik korban,” kata Halim.

Halim mengatakan, dari hasil interogasi terhadap dua pelaku, tenyata mereka memiliki peran masing-masing.

“Aksi mereka bertiga dengan cara mendekati PT DSBE menggunakan perahu. Tugas Giman menunggu di atas perahu sekaligus memantau lokasi. Sedangkan Agus bersama temannya Tegar (DPO) terjun ke laut dan berenang mendekati plat besi penahan bibir dermaga dengan ukuran 140×120 sentimeter tebal 5 mm, kemudian pelaku Agus memegangi besi dan Tegar mencongkel plat besi tersebut dengan menggunakan linggis hingga terlepas. Namun aksi keduanya ketahuan petugas keamanan PT yang saat itu sedang berjaga. Melihat adanya keamanan kedua pelaku langsung meninggalkan plat besi tesebut tanpa membawanya,” jelasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.