Muaraenim, Sumselupdate.com – Kabar duka menyelimuti Sumatera Selatan. Mantan Bupati Muaraenim dua periode, Ir H Muzakir Sai Sohar bin HM Sai Sohar, tutup usia pada Rabu (3/9/2025) pukul 00.34 WIB saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Jenazah almarhum kini disemayamkan di rumah duka di Jalan Kemang Manis No. 367, RT 06 RW 04, Kecamatan Ilir Barat II, Palembang.
Rencananya, prosesi pemakaman akan dilaksanakan di TPU Puncak Sekuning Palembang ba’da Ashar sore nanti.
Diketahui, sebelumnya mantan Bupati Muaraenim periode 2008-2014 dan 2014-2015 ini sempat dirawat di rumah sakit beberapa bulan lalu lantaran terkena stroke. Namun, setelah dirawat almarhum diperbolehkan pulang karena sudah membaik hingga dikabarkan meninggal dunia pada hari ini.
Perjalanan Politik Muzakir Sai Sohar
Muzakir dikenal sebagai politisi senior dengan karier panjang di Muaraenim. Ia memulai kiprahnya sebagai fungsionaris DPD Partai Golkar Kabupaten Muaraenim, salah satu partai dengan basis terluas di Indonesia, termasuk di Sumsel.
Karier politiknya terus menanjak hingga dipercaya menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Muaraenim.
Setelah itu, ia menduduki posisi Wakil Bupati, sebelum akhirnya menggantikan Bupati terpilih, H. Kalamuddin Djinab, yang wafat sebelum menyelesaikan masa jabatannya.
Ketangguhannya kembali terbukti ketika Muzakir berhasil terpilih sebagai Bupati Muaraenim untuk periode kedua.
Di era pascareformasi, capaian dua periode bukanlah hal mudah. Dibutuhkan tiga modal utama: finansial, sosial-politik, dan kompetensi.
Dari sisi finansial, kemampuan membiayai dinamika politik menjadi faktor penting. Secara sosial-politik, Muzakir memiliki rekam jejak kuat, baik melalui kiprahnya di Partai Golkar maupun jejaring luas yang dimilikinya.
Sementara dari segi kompetensi, ia dikenal sebagai figur yang mampu mengonsolidasikan kekuatan politik sekaligus menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan elite daerah.
Dengan rekam jejak panjang dan pengabdian yang ditorehkannya, Muzakir Sai Sohar meninggalkan jejak penting dalam perjalanan politik Kabupaten Muaraenim.
(**)











