Sekayu, Sumselupdate.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Muba Tahun 2018.
Pj Bupati Muba, H Yusnin, yang membuka secara langsung acara tersebut dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang RKPD Tahun 2018 sangat penting untuk menentukan langkah, menyusun program atau kegiatan prioritas dan pagu indikatif untuk APBD Tahun 2018.
Beliau berharap agar seluruh pihak terkait dapat lebih inovatif dalam menyusun program atau kegiatan, dan memastikan bahwa dengan program atau kegiatan tersebut taraf hidup masayrakat Muba ke depan semakin baik.
“Artinya, setiap aktivitas yang kita rancang dapat memberikan konstribusi maksimal terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat di Musi Banyuasin,” harap Yusnin, di Auditorium Pemkab Muba, Rabu (15/3/2017).
Lebih lanjut Pj Bupati tersebut mengatakan, tidak semua dapat dibiayai dari APBD Muba. Peran serta masyarakat dalam pembangunan daerah harus ditingkatkan, sinergi dan koordinasi secara intensif dengan pemerintah propinsi dan pusat sehingga mendapatkan dukungan APBN dan APBD Propinsi Sumatera Selatan. Juga mesti sinergi dengan stakeholder untuk menggerakkan corporate social responsibility (CSR) dan kerjasama pemerintah-swasta dalam konsep public private partnership perlu ditingkatkan.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Muba, Drs H M Yusuf Amilin MM, mengungkapkan Musrenbang RKPD Kabupaten Muba Tahun 2018 mengangkat tema “Kita tingkatkan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah untuk kesejahteraan masyarakat menuju Muba berjaya”. Kegiatan itu dihadiri oleh Plt Sekda Muba Drs H Apriyadi, MSi, para staf ahli, Asisten Sekretariat Kab Muba, Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah, Bappeda Propinsi Sumatera Selatan Ir Hendrian, MT, dan diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan, unsur perguruan tinggi, perbankan, BUMD, serta tokoh masyarakat.
“Tujuan dari penyelenggaraan Musrenbang RKPD Kabupaten Muba Tahun 2018 ini adalah mendapatkan masukan untuk penyempurnaan rancangan awal RKPD yang memuat prioritas, sasaran, program dan kegiatan pembangunan daerah, pagu indikatif pendanaan berdasarkan fungsi perangkat daerah, dan menyelaraskan RKPD kabupaten terhadap rancangan awal RKPD Propinsi,” ujarnya.
Yusuf menambahkan, sebelumnya telah dilaksanakan Musrenbang Desa/Kelurahan, Musrenbang Kecamatan pada tanggal 20-24 Februari 2017, dan Forum Perangkat Daerah (Forum-PD) dalam menetapkan prioritas usulan program/kegiatan dalam sinkronisasi Ranja PD, Musrenbangcam dan reses DPRD pada 8-10 Maret 2017 di Kantor Bappeda Muba.
Kemudian setelah melaksanakan Musrenbang RKPD Kabupaten Muba tahun 2018, akan dilaksanakan sinkronisasi program/kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 20-24 Maret 2017 guna penajaman program prioritas dengan arah kebijakan oleh TAPD bertempat di Kantor Bappeda Muba.
Selanjutnya, akan dilaksanakan rapat teknis Musrenbang RKPD, 27-31 Maret 2017, sebagai verifikasi Renja Perangkat Daerah guna menghasilkan draf renja masukan untuk mendokumen RKPD Tahun 2018.
Acara dilanjutkan dengan penyampaian paparan dari seluruh OPD Muba, dan Kecamatan terkait rencana program/kegiatan tahun 2018. (est)











