Muchendi Sambangi Tempat Pembuatan Bolu Cupu Makanan Legendaris Kayuagung

Muchendi Mahzarekki melihat proses pembuatan Bolu Cupu, makanan khas Kabupaten OKI.

Kayuagung, Sumselupdate.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Muchendi Mahzareki menilai Bolu Cupu makanan tradisional khas Kota Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sangat lezat dan sehat.

Hal tersebut disampaikan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sumsel III meliputi Kabupaten OKI dan Ogan Ilir (OI) ini ketika mengunjungi tempat pembuatan bolu cupu “Hikmah” Ningmas di Kelurahan Paku, Kota Kayuagung, Kabupaten OKI, kemarin (2/12/2021).

Read More

“Ya, hari ini saya lihat sendiri proses pembuatan bolu cupu ini. Rasanya cukup lezat, bersih dan terjamin kesehatannya karena tanpa menggunakan bahan pengawet,” kata putra sulung H Ishak Mekki mantan Bupati Kabupaten OKI dua periode ini.

Lebih lanjut Muchendi ,sapaan akrabnya, menerangkan jika bolu cupu ini terbuat dari tiga bahan pokok. Yaitu tepung terigu, telur dan gula.

“Jadi tidak mengunakan bahan pegawet sama sekali. Telurnya ada dua macam, telur bebek dan telur ayam,” kata mantan Ketua PSSI Kabupaten OKI ini.

Usai bincang-bincang dengan pemilik usaha Bolu Cupu Hikmah Ningmas, Muchendi pamit undur diri sekaligus “borong” salah satu makanan tradisional favoritnya tersebut. “Ini makanan tradisional yang cukup legendaris. Dan ini menjadi usaha turun temurun atau warisan dari nenek moyang di Kayuagung,” tukas dia.

Sementara itu Nurdin pengusaha Bolu Cupu Hikmah Ningmas mengaku kaget dan tidak menyangka jika usahanya dikunjungi langsung Wakil Ketua DPRD Sumsel. “Terima kasih pak Muchendi sudah bersedia datang langsung melihat tempat usaha kami,” kata Nurdin.

Lanjut Nurdin mengatakan, Bolu Cupu Hikmah Ningmas setiap harinya memproduksi sekitar 2.000 butir. Adapun harga satu butirnya untuk bahan telur ayam Rp 1.200 sementara telur bebek Rp1.500.

“Kita mulai masak pukul 04.00 WIB dan selesai pemanggagan pukul 16.00 WIB. Tapi biasanya langsung habis. Pemesan atau pelanggan datang langsung ke sini,” kata dia.

Nurdin merintis usaha bolu cupu sejak 2000 atau 21 tahun silam. Pelangganya bukan hanya dari Kayuagung atau seputaran Sumsel saja. Namun ada yang dari Lampung, Jambi, Pekanbaru bahkan ke luar negeri.

“Ada yang luar negeri biasa ke Arab Saudi. Kalua musim haji atau umrah banyak warga Kayuagung yang bawa oleh-oleh bolu cupu ini,” terang dia.
Ia melanjutkan lagi jika Bolu Cupu Hikmah Ningmas sudah mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Ya, kita sudah memiliki label halal dari MUI. Kita juga menjadi mitra binaan Bank Sumsel Babel,” terang dia. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.