Motif Saling Lihat Buat Mahasiswa Polsri Dianiaya, dan Ini Hasil Tes Urinenya

Laporan: Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Kasat Reskrim Polrestabes Palembang mengungkap motif pengeroyokan yang menimpa yang menimpa mahasiswa Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Ahmad Reza Tayyib (20) yang video pemukulannya viral di dunia maya utamanya instgram.

Read More

“Motifnya saling lihat, karena tidak suka jadi ribut, di situ pemicunya,” ujar Kasat Lantas Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia mengungkap tidak ada lagi tersangka baru dalam video penganiayaan tersebut.

“Yang kita lihat dari video dan juga keterangan korban keempat inilah yang ini intinya dan melakukan pemukulan,” katanya.

Ia menambahkan setelah penangkapan tersebut, dilakukan pengecekan urine terhadap keempat pelaku yang hasilnya negatif dan gelar perkara.

Dan diputuskan keempat orang tersebut berstatus sebagai tersangka yang terjerat pasal 170 dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Hingga kini keempatnya sudah mendekam di hotel prodeo Polrestabes Palembang.

Sebelumnya, pasca-penangkapan keempat pelaku pengeroyokkan terhadap Ahmad Reza Tayyib di Polsri, membuat pihak kampus angkat bicara terkait kasus yang viral tersebut.

Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Polsri, Ahmad Zamheri mengatakan, dua pelaku tersebut alumni dari kampus tersebut yang baru-baru ini selesai.

“Yang saya tahu baru tiga, dua di antaranya alumni dan satunya masih baru kita cari tahu,” katanya kepada awak media.

Ia mengungkapkan, kasus tersebut sudah diserahkan kampus ke pihak yang berwajib. Ia mengungkap bila memang ada mahasiswanya yang terlibat, maka dirinya akan memberikan hukuman secara akademis.

“Kita akan memberikan sanksi tegas kepada mahasiswa tersebut bila terlibat kasus itu. Sejauh ini korban jelas kita lindungi sampai saat ini. Termasuk bila dirinya masih merasa sakit, kita izinkan untuk tidak mengikuti perkuliahan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Zamheri juga menjelaskan petugas keamanan saat itu, sudah bekerja sesuai tugasnya hanya saja, sedang melakukan patroli di daerah lain.

“Kita punya petugas keamanan yang berjaga, jumlahnya berkisar 17-25 orang yang secara bergiliran berpatroli,” katanya. (**)

 

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.