Modus Pemilik Ladang Ganja di Pagaralam, Satu Pohon Ganja Berjarak 3 Batang Kopi

Anggota Satres Narkoba Polres Pagaralam menemukan tanaman ganja di sela batang pohon kopi.

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Guna mengelabui polisi dan supaya aksinya menanam ganja tidak ketahuan warga, dua tersangka RS (37) dan EC (34) menanam satu pohon ganja dengan berjarak atau terpisahkan dengan tiga sampai empat batang kopi, di Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan.

Read More

Tanaman ganja yang berada di dalam kebun kopi ini, ditanam di lahan dengan luas lebih kurang satu hektar. Dari ladang ganja ini, Satres Narkoba Polres Pagaralam menemukan 70 batang ganja siap panen.

“Ada juga 16 polybag tanaman ganja, 10 paket butiran bibit ganja, dua paket ganja siap jual yang kita amankan dari tangan RD. Petugas juga berhasil mengamankan empat linting ganja dan dua bal kertas merek Pappier dari tangan EC,” ungkap Kapolres Pagaralam AKBP Arief Harsono, SH, SiK.

Kedua tersangka yang merupakan warga Pagaralam Selatan, dalam aksinya, melakukan pembibitan ganja di dalam polybag, kemudian menanam di sela batang kopi, dan kemudian memanen dan menjual dengan dalam bentuk paket daun danja di bungkus kertas.

Barang bukti yang diamankan petugas.

Seperti diberitakan sebelumnya, Satres Narkoba Polres Pagaralam menggagalkan peredaran narkoba jenis ganja.

Dalam penangkapan yang dilakukan, Senin (15/11/2021) sekitar pukul 22.00 WIB, petugas menemukan perkebunan yang di dalamnya ada tanaman ganja.

Kapolres Pagaralam AKBP Arief Harsono, SH, SiK menjelaskan, penangkapan ini berhasil diungkap dengan proses yang panjang.

Menurut dia, jajaran Polres Pagaralam tidak akan berhenti untuk melawan dan memerangi narkoba khususnya di wilayah hukum Polres Pagaralam.

“Benar hari ini kita berhasil ungkap kasus narkoba jenis ganja dengan kebunnya sekalian,” ujarnya.

Kapolres mengatakan, tim yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pagaralam, Kasatres Narkoba Iptu Faizal Kamil, KBO, Kanit beserta jajarannya turun langsung ke perkebunan milik tersangka.

“Perkebunan ini terletak tidak begitu jauh dari pemukiman masyarakat dengan jarak tempuh lebih kurang 15 menit dengan berjalan kaki,” kata Kapolres Pagaralam. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.