Miras Masuk Daftar Positif Investasi, Lebih Banyak Untung atau Ruginya?

Miras

Jakarta, Sumselupdate.com – Pemerintah telah memasukkan kembali investasi minuman alkohol atau minuman keras (Miras) ke daftar positif investasi. Dengan begitu, pelaku usaha bisa berinvestasi industri miras di sejumlah daerah.

Namun, dibukanya kembali keran investasi miras menimbulkan keuntungan dan kerugian.

Bacaan Lainnya

Dari sisi keuntungan, menurut Ekonom dari Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adinegara, investasi miras tersebut memberikan dampak ekonomi bagi ekonomi di daerah tersebut.

Misalnya, dengan investasi itu bisa mengembangkan usaha minuman keras lokal seperti Brem Bali hingga Soppi di NTT.

Akan tetapi, Bhima melihat dampak ekonominya tak begitu besar bagi daerah tersebut.

“Dampaknya kecil tapi kerugian ekonomi jangka panjang justru besar. Pelonggaran aturan investasi di sektor minol ini dampak terhadap ekonomi masyarakat di daerah sebenarnya kecil, tapi efek negatif ke depan justru besar,” ujar Bhima seperti dikutip dari Suara.com jaringan nasional sumselupdate.com, Selasa (2/3/2021).

Sementara dari sisi kerugian, Bhima menyebut, banyak kerugian yang akan dihadapi Indonesia jika tetap membuka keran investasi miras.

Salah satunya, wajah Indonesia akan dilihat jelek oleh negara-negara muslim, yang akibatnya bisa kehilangan investasi dari negara-negara muslim.

“Ini justru membuat wajah Indonesia di mata investor asing khususnya dari negara muslim kurang bagus. Apalagi sebelumnya pemerintah gembar-gembor soal investasi di sektor halal,” ucap dia.

“Banyak sektor yang bisa dikembangkan selain industri minol. Kalau hanya punya dampak ke tenaga kerja, sektor pertanian dan pengembangan agro industri harusnya yang dipacu,” tambah Bhima. (adm3/sur)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.