PANIC attack atau serangan panik merupakan perasaan takut yang muncul secara tiba-tiba dan terasa intens. Serangan tersebut terjadi tanpa alasan dan spontan.
Selama serangan tersebut terjadi, orang yang mengalaminya akan merasa ketakutan dan kekhawatiran berlebih sehingga lepas kontrol atas tubuh dan pikirannya.
Kondisi Ini Ditandai Dengan:
-Detak jantung yang bertambah cepat
-Mual
-Napas menjadi pendek
-Pusing
-Sakit perut
-Keringat dingin
-Kehilangan keseimbangan
-Otot menjadi tegang atau gemetar.
Seseorang yang mendapat serangan tersebut akan merasakan kehilangan kendali secara tiba-tiba, merasa seperti orang gila bahkan merasa takut akan mati. Serangan tersebut biasanya terjadi selama beberapa menit hingga 30 menit.
Panic attack berbeda dengan anxiety. Mereka memiliki beberapa gejala yang serupa, tetapi panic attack cenderung lebih intens.
Anxiety datang karena seseorang cemas atau stress akan sesuatu, beda dengan panic attack yang datang secara spontan. Semua orang pasti pernah mengalami Anxiety dan anxiety bisa menyerang mental seseorang jika terjadi secara terus menerus.
Berikut Tiga Cara Mengatasi Panic Attack
Jika orang yang berada di sekitar Anda terkena serangan panik, coba tenangkan secara perlahan tanpa menghentikan secara langsung, karena akan menyebabkan kepanikan yang lebih.
1. Mengatur Napas dan Otot
Ketika merasa serangan panik melanda coba tenangkan napas anda, ambil napas perlahan secara mendalam melalui hidung, dan keluarkan napas perlahan melalui hidung.
2. Lakukan secara berulang hingga merasa membaik. Kemudan carilah posisi yang nyaman untuk berbaring dan lemaskan otot hingga terasa rileks.
3. Mengatur Pikiran
Saat serangan panik datang coba atur pikiran dan rasa emosional anda yang membuat serangan panik itu tidak menguasa otak anda. Hilangkan pikiran anda dari kegelisahan dan panik.
Setiap orang bisa terkena panic attack sesekali dalam hidupnya, tetapi jika seseorang sering mengalami serangan panik dalam jangka waktu yang lama, maka kondisi tersebut dinamakan gangguan panik atau panic disorder. Jika serangan panik sering terjadi bisa ditangani oleh obat penenang, konsul ke psikiater, dan terapi. (**)

Nadya Khairunisa N
Penulis: Nadya Khairunisa N
Mahasiswi Semester 3, Prodi Ilmu Komunikasi, Jurusan Media dan Jurnalistik Universitas Al Azhar Indonesia.











