Jakarta, sumselupdate.com – Menteri Perdagangan (Mendag) M Lutfi mengatakan, mulai Jumat (4/2/2022) pedagang di pasar rakyat yang masih menyimpan stok lama minyak goreng dapat meretur ke agen. Selanjutnya pedagang bisa meminta stok baru dengan harga terjangkau masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Menteri Perdagangan menegaskan, pasokan minyak goreng ke pasar rakyat terus berjalan dan HET minyak goreng akan berlaku efektif di pasar rakyat dalam tiga hingga empat hari ke depan. Sebelumnya, Mendag meninjau implementasi kebijakan (HET) minyak goreng di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (3/2/2022).
Kepada pedagang, Mendag Lutfi menegaskan, harga minyak goreng di pasar rakyat dan di ritel modern, harus sesuai dengan HET. Pemenuhan pasokan minyak goreng ke pasar rakyat terus berjalan.
“Hari ini kita lihat minyak goreng sudah dikucurkan sesuai harga eceran tertinggi. Hari ini sudah mulai berjalan dan masih dalam proses penyesuaian, sehingga kita masih bisa menemukan harga minyak curah yang belum sesuai HET. Tapi dalam tiga sampai empat hari ke depan, harga ini akan mengikuti HET minyak goreng yang ditetapkan,” ujar Mendag Lutfi.
Turut mendampingi kunjungan tersebut, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan, Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Isy Karim, Kepala Biro Humas Ani Mulyati dan Direktur Perkulakan dan Ritel Perumda Pasar Jaya Anugrah Esa.
Sebelumnya Kemendag mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Minyak Goreng Sawit. Dalam Permendag tersebut ditetapkan HET minyak goreng curah Rp11.500/liter, minyak goreng kemasan sederhana Rp13.500/liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp14.000/liter. Permendag Nomor 6 Tahun 2022 tersebut berlaku mulai 1 Februari 2022.
Mendag Lutfi menambahkan, peninjauan ke Pasar Kramat Jati untuk memastikan pasokan minyak goreng ke pasar rakyat terjaga dengan baik. Hasil kunjungan menunjukkan pasokan minyak goreng yang sudah sesuai HET telah membaur dengan pasokan lama di pasar. Para pedagang pasar yang masih menyimpan stok lama dapat meretur ke agen dan pedagang bisa meminta stok baru dengan harga terjangkau masyarakat.
Setelah meninjau Pasar Kramat Jati, Mendag melanjutkan peninjauan ke pabrik minyak goreng PT. Asianagro Agungjaya, Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Mendag mengatakan akan memastikan pasokan CPO berjalan dengan baik ke produsen sehingga, para produsen bisa mendistribusikan minyak goreng lewat jalur distribusi sesuai HET pemerintah. (duk)











