Menanggulangi Berita Hoax dengan Menanamkan Nilai-nilai Pancasila

Kamis, 9 Januari 2020
Ilustrasi Stop Hoax

PERKEMBANGAN dan kemajuan suatu negara dalam segala aspek baik ekonomi, sosial, politik hingga budaya semata-mata untuk memakmurkan rakyatnya.

Prinsip ini terkandung dalam nilai-nilai Pancasila yang merupakan landasan negara Indonesia yang tidak akan bisa diubah.

Read More

Meski tak bisa dipungkiri perkembangan pesat suatu negara bersamaan dengan hal-hal yang bersifat dinamis, baik dari segi masalah gaya hidup, tekhnologi, dan lainnya.

Saat ini pun sudah mulai banyak bermunculan dampak dari perkembangan yang dapat merugikan dan menguntungkan seseorang melalui media yang lebih akrabnya disebut gadget.

Gadget adalah alat perangkat elektronik kecil yang memiliki fungsi khusus yang dapat berkembang terus menerus yang menghasilkan banyak aplikasi.

Dengan beberapa aplikasi ini tentunya akan mulai banyak jembatan untuk mempermudah menyebarkan berita dengan cepat, baik berita yang baik atau pun yang buruk, benar atau pun salah.

Hal ini mampu mengakibatkan berita-berita yang tidak baik dan palsu menuai berbagai kontroversi di lingkungan masyarakat, seperti halnya pada kasus permasalahan di Wamena, Papua.

Berita yang beredar seputar Papua tidaklah semua benar. Ketidakmampuan masyarakat dalam memilah berita yang sifatnya benar dan hoax inilah yang berakibat pada gegernya masyarakat Papua hingga memakan korban jiwa kurang lebih 33 orang.

Berawal dari asal muasal masalah yang tidak diketahui oleh pemerintah dan lambatnya tindakan yang diambil mengakibatkan permasalahan ini semakin besar dan tidak kondusif.

Hal ini juga dapat menodai pedoman dasar negara Indonesia yaitu Pancasila. Sejatinya Pancasila berperan penting sebagai rambu perkembangan teknologi.

Namun dalam implementasinya sendiri Pancasila sering diabaikan, sehingga menimbulkan dampak buruk yang mampu menganggu ketentraman masyarakat itu sendiri.

Menurut saya, selain pemerintah lambat dalam menindaklanjuti kasus tersebut, tindakan yang diambil kurang tepat. Seperti kasus pemblokiran internet yang terjadi di daerah Wamena, Papua.

Tindakan yang diambil kurang efisien, karena bukan hanya di Wamena yang terjadi kerusuhan, melainkan mahasiswa Wamena yang menetap di Jawa Timur diduga lebih mendominasi kerusuhan.

Hal ini diduga terjadi karena banyaknya berita hoax yang menyebar di Jawa Timur membuat kerusuhan lebih parah daripada di daerah Wamena itu sendiri.

Maka dari itu penting sekali mengedepankan Pancasila dalam pengembangan IPTEK. perlu strategi untuk menanggulangi berita hoax, karena banyaknya jari manusia yang dapat membahayakan moral, ras, kedamaian dan lainnya.

Oleh karena itu perlu diadakannya aturan yang lebih ketat untuk menulis berita. Seperti halnya di Malaysia, ketika ada berita yang bersifat hoax maka sanksi hukumannya dijebloskan dalam tahanan selama 10 tahun penjara.

Dan di setiap negara mempunyai cara yang keras untuk menanggulangi persoalan ini. Saya berharap, Indonesia mampu menanggulangi berita hoax dengan hukuman yang setimpal. (**)

Evita Suci Dwi Nurani

Penulis:

Evita Suci Dwi Nurani

Mahasiswa Semester 1, Program Studi Bahasa Inggris, FKIP Universitas Islam Malang

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts