Muarabeliti, Sumselupdate.com – Kios Pasar B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas (Mura) yang merupakan hibah dari pemerintah pusat belum juga ditempati pedagang. Karuan saja, hal itu membuat Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Mura, Bambang Hermanto menjadi berang dengan akan menyurati para pedagang untuk segera menempati kios tersebut.
“Silahkan keluar kalau ada pedagang yang tetap membandel,” kata Kadisperindagsar, Bambang Hermanto, Selasa (19/7).
Perlu diketahui juga mengenai los pasar yang masih kosong sudah dibahas dalam rapat staf bersama Bupati. Berdasarkan hasil rapat disepakati akan menyurati kepala pasar.
“Dalam waktu dekat kita tengah persiapkan surat edaran langsung kepala dinas. Dengan tenggang waktu satu-dua minggu. Jika memang masih ada keberatan kita akan tegas,” ujarnya.
Masih menurutnya, menyangkut persoalan penataan pasar pihaknya sudah berupaya maksimal memberikan pengertian dan dorongan bahwa dibangunnya fasilitas pasar layak huni ini, guna memberikan kemudahan bagi seluruh pedagang dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.
Terlebih, dengan telah berdirinya gedung kios pasar tersebut. Sudah sejak awal bulan puasa ramadhan lalu, semua pedagang telah menepati fasilitas. Walaupun memang dengan sederet keluhan.
“Yang jelas, masih tetap belum dihuni gedung baru itu. Kita tetap berikan toleransi batas waktu seluruh pedagang terdaftar kembali berpikir. Tapi, jika memang masih saja tidak mau mengidahkan. Semua bisa terjadi. Kalaupun memang nanti harus membongkar, kenapa tidak? Karena jelas semua, kita pemerintah telah lakukan terbaik bagi para pedagang,” terangnya.
Lebih jauh dia mengatakan sudah sejak awal keinginan adanya los baru, semua juga berdasarkan permintaan seluruh pedagang. Adapun, untuk aturan mainnya sendiri telah dijalankan sebagaimana mestinya.
“Kita tidak akan cepat-cepat dengan mengambil langkah tegas, maupun kekerasan. Karena semua penyelesaian terus dilakukan dengan upaya terus membujuk dengan berikan pengertian terbaik,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, dari sebanyak 163 los yang tersedia, harapan kita semua pedagang sudah bisa menempatinya. Alhasil, sambil menata dengan baik agar pasar tetap terlihat layak huni. Ke depan, bagi seluruh kios lama nantinya masuk dalam perencanaan setiap tahun. Sehingga tidak menutup kemungkinan pihaknya menyiapkan master plan Pasar B Srikraton untuk dilakukan revitalisasi dengan dukungan pemerintah pusat maupun provinsi.
“Yang jelas, upaya kita itu bertujuan baik. Guna ke depan inginkan adanya pasar dengan fasilitas layak. Artinya semua untuk memperbaiki itu tentu ada. Nah, untuk tahun ini memang belum ada. Tapi dalam program jangka menengah kita telah menyusun master plan, dengan nanti merevitalisasi pasar. Ya, semuanya hanya menunggu waktunya tepat,” pungkasnya. (Ain)











