Maulid Nabi di Masjid Ar Rahmah Tanjung Barangan Palembang, Jamaah Diajak Teladani Akhlak Rasulullah dan Jaga Ukhuwah

Writer: - Selasa, 1 September 2026
Ustad Kemas H Muhammad Ali menyampaikan tausiyah dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ar Rahmah, Tanjung Barangan, Palembang, Selasa (1/9/2026) malam. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Masjid Ar Rahmah, Tanjung Barangan RT 04 RW 03, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Selasa (1/9/2026) malam.

Kegiatan tersebut mengangkat tema ‘Mencintai Rasulullah, Meneladani Akhlaknya, dan Merawat Ukhuwah’. Peringatan Maulid Nabi dihadiri Ketua Masjid Ar Rahmah, Sukaria Darmawan SE MSi, serta puluhan jamaah dari berbagai kalangan.

Read More

Rangkaian acara diawali penampilan hadroh dari Ikatan Remaja Masjid (IRMA) Ar Rahmah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran dan tausiyah keagamaan.

Dalam tausiyahnya, Ustad Kemas H Muhammad Ali menyampaikan bahwa salah satu kunci untuk mendapatkan cinta Allah SWT adalah dengan mengikuti sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW.

“Kalau ingin dicintai Allah, ikuti sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.

Ketua Masjid Ar Rahmah, Sukaria Darmawan SE MSi, menyampaikan sambutan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ar Rahmah, Tanjung Barangan, Palembang, Selasa (1/9/2026) malam. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Sementara untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, menurutnya, umat Islam perlu mengenal dan memahami kepribadian Nabi Muhammad bin Abdullah.

Ia menggambarkan Rasulullah SAW sebagai sosok yang memiliki keutamaan dan akhlak mulia yang menjadi teladan bagi seluruh umat Islam.

Menurutnya, salah satu tujuan diutusnya Nabi Muhammad SAW adalah untuk memperbaiki akhlak manusia. Karena itu, umat Islam diingatkan agar tidak hanya memperingati Maulid Nabi, tetapi juga berusaha menerapkan keteladanan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam ceramahnya, ia juga menyampaikan sejumlah kisah mengenai kesabaran dan kasih sayang Rasulullah SAW ketika menghadapi orang-orang yang memusuhinya.

Salah satunya ketika Rasulullah SAW mengalami luka akibat serangan musuh. Kisah tersebut menggambarkan bagaimana Rasulullah tetap menunjukkan sikap penuh kasih dan tidak membalas keburukan dengan keburukan.

Ustad Kemas H Muhammad Ali juga menyampaikan kisah tentang Abu Lahab yang disebut pernah berusaha mencelakai Nabi Muhammad SAW.

Dari kisah tersebut, jamaah diajak memahami pentingnya berserah diri kepada Allah SWT serta meneladani sikap Rasulullah SAW dalam menghadapi berbagai cobaan.

Selain mencintai dan meneladani Rasulullah SAW, tema Maulid Nabi juga menekankan pentingnya merawat ukhuwah atau persaudaraan.

Menurutnya, menjaga silaturahmi merupakan salah satu amalan yang memiliki banyak keutamaan.

“Siapa yang ingin rezeki luas dan umur panjang, banyak-banyak silaturahmi,” katanya.

Ia menambahkan, salah satu bentuk silaturahmi yang dapat mempererat hubungan antarsesama umat Islam adalah melaksanakan Shalat berjamaah di masjid.

Karena itu, jamaah laki-laki diingatkan untuk memakmurkan masjid dengan melaksanakan Shalat berjamaah, sementara kaum perempuan juga dianjurkan menjaga ibadah di rumah.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Ar Rahmah tersebut berlangsung dalam suasana khidmat. Melalui kegiatan itu, jamaah diharapkan semakin mencintai Rasulullah SAW, meneladani akhlaknya, serta memperkuat ukhuwah dan silaturahmi di tengah masyarakat.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts