Palembang, Sumselupdate.com – Pembinaan karakter siswa melalui pendalaman ilmu Al Quran menjadi program jitu bagi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel.
Jika sebelumnya penulisan ayat Al Quran yang melibatkan ribuan siswa dari berbagai madrasah di Sumsel, kali ini ada 1.308 santri berhasil menghafal Al Quran. Terbanyak berasal dari siswa MAN 1 Palembang (Mansapa).
Kepala Kanwil Kemenag Sumsel HM. Al Fajri Zabidi, MM, M.Pd mengatakan, gerakan menghafal Alquran menjadi salah satu langkah dalam membentuk karakter bangsa. Oleh sebab itulah, dia meminta kepada seluruh madrasah agar memiliki program tahfiz.
“Kegiatan wisuda kali ini merupakan launching penghafal Alquran yang akan tersebar di Sumsel. Di Palembang ada 1.308 santri, target kita ada 17.000 santri hafiz di Sumsel,” ujarnya usai memimpin wisuda penghafal Al Quran di Masjid Raya Taqwa, Selasa (9/4/2017).
Dia berpendapat, program hafal Alquran sangat tepat dalam meredam kenakalan remaja maupun penyalahgunaan narkoba. Oleh sebab itulah, dia berharap agar pemerintah daerah bisa membuat peraturan daerah yang mengharuskan sekolah membuat kegiatan berbasis Islam.
“Dari usia 0-17 tahun siswa hanya mendapatkan pembelajaran agama di madrasah. Waktu yang cukup panjang ini sangat baik jika dimanfaatkan untuk membina karakter anak melalui agama,” ujarnya.
Sementara itu, sebanyak 1.308 santri mengikuti prosesi wisuda tahfiz madrasah dan KUA di lingkungan Kemenag Kota Palembang. Rinciannya, MIN 1 ada 188 santri, MIN 2 ada 190 santri, MTsN 1 sebanyak 197 santri, MTsN 2 ada 121 santri, MAN 1 ada 380 santri, MAN 2 85 santri, MAN 3 ada 70 santri dan 16 KUA ada 77 santri. (sbw)











