Marwah Daud Sebut Dimas Kanjeng Difitnah

Minggu, 2 Oktober 2016
Marwah Daud di Padepokan Dimas Kanjeng

Probolinggo, Sumselupdate.com – Ketua Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng, Marwah Daud, menilai bahwa saat ini Dimas Kanjeng sedang difitnah. Ia berharap Kapolda Jatim bisa memberikan waktu kepada Dimas Kanjeng untuk menunjukkan ilmunya untuk mengadakan uang sehingga terbuka kebenaran.

“Kita berharap Pak Kapolda bisa mengeluarkan izin. Karena ini kan keluar fitnah, dikatakan mengotaki pembunuhan kan dianggap ilmunya kebohongan mau terbongkar. Ribuan orang kan menyaksikan ketika istighosah menyaksikan tiba-tiba keluar uang,” katanya pada wartawan di Padepokan Dimas Kanjeng, Sabtu (1/10).

Ia meyakini jika nantinya Polda Jatim dan Bank Indonesia (BI) akan datang ke padepokan untuk mencari bunker maupun gudang berisi uang tidak akan ditemukan.

“Tidak akan terlihat, apalagi beliau tidak ada. Mau satu kotak, mau segudang. Tidak hanya di sini, di beberapa titik, di Bali, di Jateng juga bisa keluarkan uang hanya seizin Allah,” tegas Marwah, yang baru bergabung dengan Padepokan Dimas Kanjeng pada tahun 2013.

Advertisements

Marwah juga menegaskan bahwa di dalam Padepokan maupun di rumah Dimas Kanjeng tidak ada gudang menyimpan uang ataupun bunker berisi uang.

Selain itu, ia juga menyebut kalau Dimas Kanjeng sebagai sosok yang transdimensi atau memiliki kelebihan khusus.

“Teman saya S3 ini mengatakan transdimensi, dia (Dimas Kanjeng) bisa melihat dimensi manusia yang manusia belum sampai. Sehingga memindahkan tidak dapat bisa dilihat. Tempatnya biasa, kalau sekarang tidak akan terlihat, tapi kalau ada izin Allah melalui beliau pasti bisa kelihatan, satu ruang penuh uang juga akan terlihat,” pungkas Marwah. (shn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.