Palembang, Sumselupdate.com — Program student exchange menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong internasionalisasi pendidikan tinggi, khususnya dalam memperluas pengalaman akademik dan riset mahasiswa di tingkat global.
Dua mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri), Della Nurbaiti dan Alfin Dio Septama, menjadi representasi generasi muda Sumatera Selatan yang berhasil mengikuti program pertukaran pelajar ke Japan Advanced Institute of Science and Technology melalui skema Japan-Indonesia Joint Program (JUMP).
Program JUMP dirancang sebagai bentuk kolaborasi akademik antara Indonesia dan Jepang dengan fokus pada penguatan kapasitas riset mahasiswa. Dalam program ini, peserta tidak hanya menjalani kegiatan akademik, tetapi juga mengikuti research internship selama tiga bulan di Jepang.
Selama program berlangsung, Della dan Alfin ditempatkan di laboratorium riset sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing.
Keduanya terlibat langsung dalam berbagai tahapan penelitian, mulai dari perumusan masalah, pelaksanaan eksperimen, analisis data, hingga penyusunan laporan ilmiah di bawah bimbingan profesor dan peneliti di JAIST.
Selain kegiatan akademik, program ini juga memberikan pengalaman lintas budaya. Keduanya berinteraksi dengan mahasiswa internasional serta mempelajari budaya kerja dan sistem pendidikan Jepang yang dikenal disiplin dan berbasis inovasi.
Partisipasi ini tidak hanya memperluas wawasan akademik, tetapi juga memperkuat jaringan internasional serta kemampuan komunikasi global mahasiswa.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah asal.
Keikutsertaan Della Nurbaiti dan Alfin Dio Septama dalam program ini menjadi bukti bahwa mahasiswa daerah memiliki daya saing di tingkat global, sekaligus memperkuat kerja sama pendidikan dan riset antara Universitas Sriwijaya dan JAIST.
(**)











