Mahasiswa Universitas PGRI Palembang dan Pemerintah Kecamatan Banyuasin 1 Bagikan Masker Secara Gratis

Mahasiswa Universitas PGRI Palembang yang tengah Kuliah Kerja Nyata di Kabupaten Banyuasin membagikan masker secara cuma-Cuma kepada masyarakat yang melintas di Jalan Mariana, Jumat (18/10/2019).

Pangkalan Balai, Sumselupdate.com – Sebagai bentuk kepedulian dengan kesehatan masyarakat terhadap bahaya paparan dari kabut asap, mahasiswa Universitas PGRI Palembang yang tengah Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Banyuasin membagikan masker secara cuma-cuma.

Program pembagian masker secara gratis kepada masyarakat ini, KKN mahasiswa Universitas PGRI Palembang kelompok 2 dan 4 bekerja sama dengan Pemerintah Kecamatan Banyuasin 1.

Bacaan Lainnya

Kegiatan pembagian masker gratis yang diketuai M Reska Febriansyah dihadiri Camat Banyuasin I Noparedy diwakili Sekretaris Camat Zulkarnain, SIP, Lurah Mariana Almusa, SSos, perwakilan Dinas PMD Husny, dan undangan lainnya.

Pemerintah Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin membagian masker secara gratis.

 

Dalam pembagian masker yang dipusatkan di Jalan Mariana, Jumat 18/10/2019), hanya hitungan satu jam 15 kotak masker habis dibagikan.

Sekretaris Camat Banyuasin I Zulkarnain, SIP mengatakan, selama kabut asap berlangsung pembagian masker akan terus dilakukan.

Menurut dia, aksi ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kecamatan dan mahasiswa Universitas PGRI Palembang.

Dikatakannya, pembagian masker ini murni sebagai bentuk kepedulian terhadap warga dalam berkendara maupun melakukan aktifitas lainnya.

Mahasiswa Universitas PGRI Palembang dan Pemerintah Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin berfoto bersama.

 

Terlebih lagi, jika pagi hari banyak warga tak sempat memakai masker lantaran  apotek maupun tempat penjual masker pelindung dari kabut asap belum buka.

Ia berharap dengan pemberian masker secara gratis tersebut bisa mengurangi dampak asap bagi kesehatan masyarakat yang sedang beraktivitas di luar ruangan.

Saat ini, menurutnya, sudah banyak warga yang menderita ISPA akibat terpapar asap akibat kebakaran hutan dan lahan.

Maka dari itu, pemerintah mengimbau warga untuk mengurangi aktifitas di luar rumah, terutama bagi anak-anak. (hyd)

 

 

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.