Lolos dari Perangkap Jebak, Beruang Madu Bikin Kian Resah Warga Pagaralam

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel memasang perangkap jebak berupa boks trap dan kamera trap, namun ternyata beruang madu tersebut berhasil lolos, Kamis (12/1/2022).

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Warga Dusun Belumai, Kelurahan Ulu Rurah, Kecamatan Pagaralam Selatan, Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), semakin resah.

Read More

Ini setelah binatang buas jenis beruang madu masih berkeliaran bebas di sekitar permukiman mereka.

Padahal, petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel sudah memasang perangkap jebak berupa boks trap dan kamera trap, namun ternyata beruang madu tersebut berhasil lolos.

Kepala BKSDA Sumsel Ujang Wisnu Barata kepada Sumselupdate.com, Kamis (13/1/2022) mengatakan, beruang madu yang masuk ke permukiman warga, sudah berpindah tempat.

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel memasang perangkap jebak berupa boks trap dan kamera trap, namun ternyata beruang madu tersebut berhasil lolos, Kamis (12/1/2022).

“Saat ini kita sudah memasang Boks Trap dan Kamera Trap untuk menangkap sekaligus memantau keberadaan Beruang tersebut di Desa Belumai. Namun dari pantauan kita beruang ini sudah berpindah-pindah,” ujarnya.

Maka dari itu, kata Ujang, BKSDA Sumsel akan memasang boks trap di dekat sarangnya. Karena diduga Beruang tersebut sedang memiliki anak.

“Kita takut nanti anaknya yang masuk perangkap sehingga menjadi lebih agresif. Untuk itu menjadi pertimbangan kita, Jadi akan kita pasang trap lagi lebih jauh dari kawasan permukiman,” katanya.

Ujag mengatakan, BKSDA menganggap beruang yang yang ada di Kota Pagaralam ini unik. Pasalnya berdasarkan laporan warga Beruang ini memakan hewan perliharaan jenis unggas.

“Unik, karena beruang ini memakan unggas. Beruang memang sering dominan kemunculannya di kawasan permukiman. Untuk itu kita segera pasang boks trap agar tidak menyerang warga sekitar,” jelasnya.

Saat ditanya apakah ada kaitannya dengan status Gunung Dempo di level Waspada satwa liar jenis beruang madu menampakan diri dan memakan unggas warga.

“Tidak ada kaitannya, sebab beruang sudah biasa kontak langsung dengan warga.” tutupnya.

Heri, salah seorang warga Desa Belumai, Kota Pagaralam mengaku, melihat secara langsung beruang madu di belakang kantor Camat Pagaralam Selatan beberapa hari lalu.

Warga Lihat Langsung Beruang

Terpisah, Heri (47), salah seorang warga Desa Belumai, Kota Pagaralam mengaku, melihat secara langsung beruang madu di belakang kantor Camat Pagaralam Selatan beberapa hari lalu.

“Saya melihat langsung neruang besar tersebut. Namun sayang saya tidak bisa memfotonya karena tidak membawa handphone,” jelasnya.

Dikatakannya beruang tersebut sudah memangsa sejumlah hewan peliharaan jenis ayam milik warga. Bahkan hewan liar itu sudah merusak sejumlah kandang ayam warga.

“Sebenarnya sudah sering muncul dan warga sering melihat namun di kawasan perkebunan warga. Akan tetapi beberapa hari terakhir ini beruang sudah mulai masuk kepermukiman warga. Hal ini yang membuat kami resah,” katanya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.