Laporan: Syabanudin
Inderalaya, Sumselupdate.com – Pada tahun anggaran 2022, sebanyak lima sekolah yang ada di Kabupaten Ogan Ilir (OI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendapatkan temuan dari hasil audit BPK RI, atas belanja Bantuan Operasional Sekolah (BOS).
Kelima sekolah tersebut yakni SDN 1 Pemulutan, SDN 5 Pemulutan, SDN 4 Payaraman, SMPN 7 Pemulutan, dan SMPN 3 Inderalaya.
Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Ogan Ilir, Sayadi mengatakan pihaknya telah mendapatkan stering dari BPK RI agar melakukan pembinaan atas kelima sekolah tersebut.
“Agar tidak terjadi kejadian serupa kami juga dalam waktu dekat akan melakukan pembinaan bagi sekolah yang lainnya. Dengan menghadirkan sejumlah narasumber seperti dari Kejaksaan Negeri OI, BPKP, dari pihak Polres OI. Atas temuan BPK RI tersebut, pihak sekolah sudah menidaklanjuti dengan mengembalikan setor balik ke kas daerah,” terang Sayadi.
Jika peristiwa serupa terjadi pada tahun anggaran mendatang, Sayadi mengatakan pihaknya akan masih melakukan terus pembinaan.
“Hal ini kembali ke personal satuan pendidikan yakni kepala sekolah dan kami tak bosan melakukan pembinaan,” ungkapnya.
Saat ditanya adakah kemungkinan dalam waktu dekat mutasi kepala sekolah, Sayadi menjelaskan belum ada informasi lebih lanjut.
Namun, dalam waktu dekat pihaknya akan mendefinitifkan sejumlah kepala sekolah yang akan memasuki masa pensiun.
Sebab saat ini ada beberapa sekolah yang masih menjabat sebagai Plt. “Insya Allah akan kami ajukan ke Bupati untuk di definitipkan,” katanya.
Menyinggung tentang isteri Sekda OI, Rosmalinda yang bertugas di SMPN 1 Inderalaya yang tak mengajar satu tahun, namun mendapatkan tunjangan sertifikasi, Sayadi mengatakan hal tersebut sudah ditangani pihak Inspektorat OI dan sudah dilakukan investigasi, kini tinggal menunggu hasil Laporan Hasil Pemeriksaan.
“Jadi untuk hal lain kami belum berkomentar banyak, karena masih menunggu LHP Inspektorat OI,” tukasnya. (**)











