Palembang, Sumselupdate.com – Ria Sartika (33), warga Jalan Taqwa Mata Merah, Perum Sejahtera Sematang Borang, Kecamatan Sematang Borang Palembang, kehilangan satu unit sepeda motor usai dicuri oleh orang tidak dikenal saat terparkir di depan toko Mixue, pada Kamis (22/1/2026) sekitar pukul 10.45 WIB.
Tak terima motor yang baru dibelinya dua bulan sudah hilang dicuri, membuat Ria melapor ke SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (23/1/2026) siang.
Kepada petugas kepolisian, korban mengatakan peristiwa pencurian sepeda motor dialaminya terjadi di halaman parkir toko Mixue, di Jalan Taqwa Mata Merah, Kelurahan Sei Selincah, Kecamatan Kalidoni Palembang.
“Awalnya saya mau beli minuman es di toko Mixue itu, memarkirkan motor di depan toko dalam keadaan terkunci stang,” ucap Ria.
Sekitar lima menit di dalam toko membeli minuman, saat keluar menuju tempat parkiran motor, korban tidak melihat lagi kendaraannya tersebut.
Baca juga : Curanmor Siang Bolong di Nendagung Terungkap, Motor Ditemukan di Empat Lawang
“Memang pas saya masuk ke dalam toko, terlihat diluar pinggir jalan ada ribut mulut antara pengendara karena kecelakaan, orang cukup ramai. Saat selesai membeli es, saya keluar melihat motor sudah hilang,” terangnya.
Mengetahui motornya tidak ada, diakui korban, dirinya sempat bertanya kepada warga diluar toko, namun tidak ada yang mengetahuinya.
“Dilihat CCTV milik toko Mixue, memang terlihat ada orang yang mencuri motor saya, tapi video CCTV itu kurang jelas gambarnya. Saya melapor kesini, berharap pelaku yang mencuri motor saya ditangkap secepatnya,” tukasnya.
Akibat peristiwa tersebut, korban harus kehilangan sepeda motor Honda Beat bernopol BG 3994 AFI tahun 2025.
Baca juga : Curanmor Meresahkan Warga, Petugas Polsek Pagaralam Utara Amankan Pelaku
Sementara itu Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa, melalui Pamapta SPKT Ipda Hendra Yuswoyo, membenarkan adanya laporan korban terkait Curanmor R2.
“Laporan korban terkait Curanmor telah kami terima, selanjutnya akan diteruskan ke unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang untuk dilakukan penyelidikan,” tutupnya. (**)











