Palembang, Sumselupdate.com – Pomdam II Sriwijaya mengungkap fakta baru terkait kasus penembakan yang menewaskan Pratu Ferischal di tempat hiburan malam (THM) di Palembang. Insiden tersebut diduga dipicu perselisihan antara tersangka Sertu MRN dengan rekan korban.
Kapendam II Sriwijaya Letkol Inf Yordania mengatakan, hasil pemeriksaan intensif menunjukkan peristiwa yang terjadi pada Sabtu (16/5/2026) dini hari itu bermula dari selisih paham antara Sertu MRN dan salah satu saksi yang merupakan rekan korban, yakni Pratu BI.
“Intinya terjadi selisih paham, cekcok, perkelahian hingga terjadi penembakan,” ujar Yordania.
Meski demikian, pihaknya belum menyimpulkan secara pasti penyebab awal perselisihan tersebut, termasuk dugaan insiden senggolan saat berjoget di area tempat hiburan malam.
Menurut Yordania, penembakan diduga terjadi ketika Sertu MRN berada dalam kondisi terdesak saat terlibat perkelahian dengan kelompok korban.
Baca Juga: Keributan Pecah di THM Panhead Palembang, Anggota TNI Tewas Diduga Ditembak Sesama Tentara
“Dalam kondisi terpojok, MRN diduga mengeluarkan senjata api rakitan dan melepaskan tembakan yang mengenai Pratu Ferischal,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun pelaku dan korban sama-sama prajurit TNI di bawah jajaran Kodam II Sriwijaya, keduanya disebut tidak saling mengenal sebelumnya.
Baca Juga: Oknum Tentara Penembak Anggota TNI di Panhead Palembang Ternyata Gunakan Senjata Rakitan
“Kalau saling kenal saya kira tidak akan terjadi seperti ini,” ucapnya.
Pasca-kejadian tersebut, Pangdam II Sriwijaya disebut telah menginstruksikan seluruh komandan satuan agar memperketat pengawasan terhadap para prajurit guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
(**)











