KPK Kawal Penggunaan Anggaran Rp4 Triliun untuk Asian Games

Rabu, 15 Maret 2017
Logo Baru Asian Games 2018

Jakarta, Sumselupdate.com – Pemerintah menyetujui kucuran dana Rp4 triliun untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 dari anggaran yang diajukan Rp8 triliun. KPK bersiap mengawal peruntukan anggaran itu agar sesuai tujuan, tanpa ada pengemplangan.

“Jika Kemenpora membutuhkan koordinasi lebih lanjut dalam pencegahan, tentu saja KPK sangat terbuka. Posisi KPK sederhana saja, terkait dengan pengadaan. Jalankan lah pengadaan itu dengan baik, sesuai peraturan yang berlaku agar tidak jadi persoalan secara hukum,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dikuti dari detik.com, Rabu (15/3/2017).

Read More

“Kita memahami kebutuhan untuk pembangunan apa saja. KPK tentu mendukung pembangunan tersebut dilakukan,” imbuh Febri.

KPK mewanti-wanti sejak awal, sebab besaran anggaran yang dikeluarkan itu menimbulkan risiko besar pula dalam penggunaan nya. Apalagi dulu KPK pernah mengungkap adanya korupsi di sektor olahraga dalam proyek Wisma Atlet.

“Semakin besar proyek, maka semakin besar risiko penyimpangan. Terkait dengan proyek dalam ruang lingkup event olahraga, dulu kita melakukan OTT proyek wisma atlet. Memang hal seperti ini perlu disikapi sangat hati-hati agar proyek yang awalnya diniatkan cukup baik tidak kemudian dinikmati pihak-pihak tertentu,” ujar Febri.

Sebelumnya, panitia lokal penyelenggara Asian Games 2018 mengajukan dana kepada pemerintah sebesar Rp8 triliun untuk menghelat pesta olahraga se-Asia empat tahunan itu. Dana itu dibutuhkan untuk sosialisasi, test event, serta operasional mulai 18 Agustus sampai 2 September 2018.

Dalam operasional selama dua pekan itu biaya paling besar tersedot untuk upacara pembukaan dan penutupan serta sewa venue. Besaran dana itu di luar renovasi Gelora Bung Karno yang disebut-sebut menghabiskan anggaran sekitar Rp2,5 triliun.

Nilai tersebut belum termasuk Rp500 miliar yang dijanjikan pemerintah bakal cair di awal tahun ini. Pencairan dana itu terbentur ketiadaan Peraturan Presiden penunjukan langsung untuk pengadaan barang dan jasa.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebut pemerintah menyetujui anggaran Asian Games separuh dari yang diajukan. Dia optimistis Asian Games 2018 tetap bergulir dengan baik meski dana yang disetujui tak sebesar proposal.

“Kami bukan memangkas anggaran karena anggarannya belum pernah kami setujui. Jadi, baru usulan yang ada. Yang namanya pangkas ini kan berarti dipotong. Tapi ini kan tidak, melainkan baru usulan kepada pemerintah. Pemerintah melihat bisa lebih dihemat,” tegas JK.

Tugas JK sebagai Ketua Dewan Pengarah Asian Games 2018 memang tidak mudah. Dia mendapatkan posisi itu langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Keberadaan JK diharapkan bisa membuat pelaksanaan Asian Games berada pada jalur yang tepat.

Ini dilakukan mengantisipasi penyimpangan seperti yang terjadi pada pelaksanaan persiapan Asian Games. Polda Metro Jaya menetapkan Sekretaris Jenderal Komite Olahraga Indonesia (KOI), Doddy Iswandi, dan Ikhwan Agus sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana sosialisasi Asian Games 2018.

“Saya ke sini untuk mengawal Asian Games agar semua aman dan selamat. Dan, saya sendiri sudah mencoba menghubungi beberapa sponsor untuk efisiensi anggaran kita,” kata JK. (pto)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts