Kano, Sumselupdate.com – Korban tewas dua anak gadis berseragam sekolah yang meledakkan diri di salah satu pasar Kota Madagali, Nigeria kawasan timur laut pada Jumat (9/12/2016), mencapai 45 orang dan 33 orang lainnya luka-luka.
“Dari data terbaru, ada 45 orang meninggal dan 33 orang lainnya luka-luka dalam dua aksi bom bunuh diri di Madagali,” kata Koordinator Badan Manajemen Darurat Nasional (NEMA) Sa’ad Bello seperti dilansir detikcom dari AFP, Sabtu (10/12/2016).
Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas aksi bom bunuh diri 2 wanita ini. Namun kuat diyakini Boko Haram ada di belakang aksi ini karena mereka memang selalu menggunakan wanita, terutama perempuan muda untuk melakukan aksi tersebut.
Presiden Nigeria Muhammadu Buhari dalam pernyataannya mengutuk aksi bom bunuh diri ini. Dia bersumpah akan menghentikan aksi bom bunuh diri yang menghilangkan nyawa orang-orang tidak bersalah ini.
“Serangan terbaru ini jelas tindakan keputusasaan, namun militer Nigeria akan tidak terganggu atau menyesal,” kata Muhammadu Buhari. Dia mendesak Nigeria untuk lebih waspada dan segera melaporkan kegiatan yang mencurigakan kepada agen keamanan terdekat.
“Pertempuran melawan terorisme adalah upaya bersama yang melibatkan semua warga negara, baik pemerintah dan rakyat. Bersama-sama, Nigeria bisa dan akan mampu mengalahkan kejahatan Boko Haram,” tambahnya.
Sebelumnya, dua anak gadis yang masih berseragam sekolah, pada Jumat, menjadi pelaku bom bunuh diri yang menewaskan dan melukai puluhan orang.
Serangan bom terkoordinasi itu sangat mirip dengan serangan lain yang pernah dilakukan oleh kelompok ekstrem Boko Haram, yang selama beberapa tahun terakhir mengangkat senjata untuk menerapkan hukum Islam di kawasan timur laut Nigeria.
“Serangan bom di Madagali dilakukan oleh dua orang siswi sekolah yang masih anak-anak. Mereka meledakkan dua bom pada saat bersamaan. Pelaku juga tewas,” kata Mayor badare Akintoye, juru bicara unit tentara di dekat kota Mubi seperti kutip Antara.
Dia menambahkan 57 orang juga terluka akibat pengeboman yang terjadi di negara bagian Adamawa tersebut.
Boko Haram sering kali mengincar tempat-tempat ramai –seperti pasar, bangunan peribadatan, dan penampungan pengungsi– dalam serangan bom bunuh diri di kawasan timur laut Nigeria dan negara tetangga seperti Kamerun dan Niger.
Boko Haram sudah menewaskan sekitar 15.000 orang dan memaksa lebih dari dua juta orang mengungsi meninggalkan rumah mereka.
Tentara Nigeria pada beberapa bulan terakhir berhasil mendesak Boko Haram untuk melarikan diri ke dalam hutan Sambisa.
Serangan pada Jumat di pasar menjadi pengingat bahwa Boko Haram masih mampu melancarkan serangan, namun frekuensi serangan mereka belakangan ini sudah menurun tajam. (hyd)











