Ketua PDPM Muaraenim: Pencegahan Pernikahan Dini Dimulai Dari Pendidikan

Laporan Endang Saputra

Muaraenim, Sumselupdate.com — Kelompok 14 KKN UIN Raden Fatah (RAFA) Palembang, menggelar sosialisasi dengan tema “Pernikahan Dini” pada hari Jumat lalu sekitar pukul 14.00 WIB (26/03/21) yang dipusatkan di aula Desa Bangun Sari, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim.

Read More

Sosialisasi tersebut menghadirkan dua narasumber yaitu Ketua Pengurus Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Muaraenim Tahta Amrullah S Pd dan Yayan Septiadi SH Ketua Umum Pergerakan Pemuda Sumatera Selatan.

Kedua pemateri tersebut memaparkan tema yang berbeda namun merangkum dalam satu judul yaitu tentang “Pernikahan Dini”.

Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Muaraenim mengatakan, untuk mencegah terjadinya pernikahan dini, pencegahannyaharus dilakukan dimulai dari bangku pendidikan.

“Pencegahan pernikahan dini diawali melalui pendidikan baik pendidikan di rumah maupun di bangku sekolah. Dimana dalam pendidikan ini kita tekankan betapa berisikonya jika seseorang melakukan pernikahan dini,” ungkap Tahta Al Jamaz sapaan akrabnya.

Kemudian Tahta menambahkan, dirinya selalu tokoh pemuda Muaraenim mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Pemdes Bangunsari bersama KKN UIN Raden Fatah Palembang. Tak lupa ia juga memuji pembangunan yang ada di desa Bangun Sari.

“Desa Bangun Sari adalah desa yang maju dan penuh gotong royong serta ditunjang oleh para pemuda yang penuh kreatifitas. Hal tersebut ditandai dengan pembangunan infrastruktur yang sudah bagus mulai dari kantor desa dan gedung serbaguna yang sangat memadai, pembangunan Masjid yang megah dan dibangun dengan cara swadaya masyarakat serta anak anak muda yang penuh kreatifitas dengan adanya Navas Band,” ujar Tahta.

Untuk itu, dirinya yakin masih banyak lagi Pemuda pemudi yang kreatif di desa ini.

“Dan dsinilah salah satu contoh yang pantut dibanggakan dan salah satu bentuk pencegahan terjadinya nikah muda. Dimana jika pemuda dan pemudi disini memiliki kreatifitas dan kreasi diri akan sulit terjadinya pernikahan dini mengingat akan pentingnya mereka menikmati masa mudanya terlebih dahulu,” lanjutnya.

“Mari kita ber-fastabiqul khairat, sehingga masa muda ini dapat dirasakan dan dimaknai di jalan Allah SWT. Dan kelaknya di saat akan menikah benar-benar sudah matang dan mapan,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Desa Bangun Sari Abdurrahman mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tersebut dan ia mengharapkan hal ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Saya selaku Kepala Desa mengucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara atas inisiatifnya didalam menyelenggarakan acara ini dan semoga acara sosialisasi seperti ini bisa terus berkelanjutan demi menekan angka pernikahan dini dan terciptanya Pemuda pemudi yang kreatif demi kemajuan desa, daerah dan bangsa,”tuturnya.

Sedangkan Ketua Pelaksana kegiatan tersebut Ariansyah menyampaikan ucapan terima kasih kepada kedua pemateri dan peserta sosialisasi dan Pemdes Bangunsari hingga suksesnya kegiatan mereka.

“Kami selaku penyelenggara mengucapkan terima kasih atas kehadiran kedua pemateri Kanda Tahta Amrillah S Pd selaku Ketua Pemuda Muhammadiyah Muaraenim, Kanda Yayan selaku Ketua Umum Pergerakan Pemuda Sumsel dan peserta sekalian, serta tidak lupa kami ucapkan terima kasih tak terhingga pada Pemerintah Desa Bangun Sari yang telah banyak membantu terlaksananya acara ini,” ungkap Ariansah yang juga Ketua Kelompok KKN 104 UIN RAFA ini.

Selain dihadiri Kepala Desa dan perangkat desa, acara ini juga dihadiri Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Bidan Desa, Ketua BPD, ketua PKK dan ketua Karang Taruna. Acara tersebut berlangsung dengan lancar dan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat dengan dipandu oleh moderator Winda.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.