Ketiga Pelajar yang Tewas Disambar Petir Saat Memperbaiki Tenda di Pendakian

Minggu, 12 Maret 2017
Ilustrasi

PALI, Sumselupdate.com Peristiwa yang merenggut nyawa tiga pelajar asal Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang tewas disambar petir di Bukit Besar, Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Merapi Selatan, Kabupaten Lahat, Sabtu (11/3/2017), sekitar pukul 18.30, menggemparkan masyarakat Sumsel.

Tragedi ini tak pelak membuat masyarakat prihatin dan memantik keinginan tahu bagaimana peristiwa ini terjadi.

Read More

Tarman alias Ugik (25), warga Desa Betung, Kecamatan Abab kepada Sumselupdate.com. menuturkan, kejadian ini lantaran saat hujan disertai petir, ketiga pelajar naas itu masing-masing Ramadhan (16) pelajar asal Desa Babat, Kecamatan Penukal, Almahesa (16) pelajar asal Desa Tanjung Kurung, Kecamatan Abab, dan Sangkut (16) pelajar asal Desa Gunung Raja, Kecamatan Penukal, sedang memperbaiki tenda yang rusak akibat diterpa angin kencang.

Sementara keempat rekan korban, yakni Ayu (14) asal Desa Babat, Kecamatan. Penukal, Reni asal Desa Gunung Raja, Kecamatan Penukal, Wawan (16) asal Desa  Betung, Kecamatan Abab, dan Rudi (16) asal Desa Tanjung Kurung, Kecamatan Abab, berada di dalam tenda.

Saat berusaha memperbaiki tenda, tiba-tiba petir menyambar dan dalam hitungan detik, tubuh ketiga pelajar tersebut roboh dan meninggal dunia dengan kondisi gosong.

“Saya mendapat informasi tersebut semalam, dari pihak keluarga dan kerabat korban,” ujar Tarman. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts