Kepala Puskesmas Sanga Desa Ditetapkan Tersangka

Konferensi pers penetapan tersangka di Unit Tipikor Polres Muba

Laporan Edi Setiawan

Sekayu, Sumselupdate.com – Unit Tipikor Polres Muba merilis kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang Penggunaan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Anggaran 2018 pada Puskesmas Ngulak kecamatan Sanga Desa.

Bacaan Lainnya

Hal tersebut di ungkapkan Kanit Tipikor IPDA Jon Kenedi SH, M.Si mewakili Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.ik dalam release didampingi Paur Subbag Humas IPTU Nazarudin, SE, Msi, Kamis, (13/08/2020).

Jon mengatakan, Unit Tipikor telah menangani dugaan tindak pidana korupsi dengan menetapkan satu orang tersangka yakni Solihin, SKM, MM (43), ASN fungsional umum pada Puskesmas Sanga Desa.

“Tersangka dijerat Pasal 2,3,8,9 Undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 Jo UU nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” ungkap Jon.

Tersangka, lnjutnya, telah melakukan penyelewengan Penggunaan Dana Kapitasi Jaminan Kesehatan Anggaran 2018.

Diungkap Jon, tahun 2018 Puskesmas Kecamatan Sanga Desa Kabupaten Musi Banyuasin melaksanakan kegiatan operasional Puskesmas menggunakan anggaran dana kapitalis Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berasal dari dana SLIPA (JKN) tahun 2016 dan dana JKN tahun 2018 semula dipergunakan untuk jasa pelayanan kesehatan sebesar 70% dan belanja operasional sebesar 30%.

Menindaklanjuti laporan informasi kegiatan tersebut sehingga tahun 2019 dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh tim penyidik Tipikor Polres Musi Banyuasin berdasarkan laporan Polisi telah dilakukan audit penghitungan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 238.627.746,-

Lalu pada tanggal 11 November 2019, Solihin ditetapkan jadi tersangka selalu Kepala Puskesmas kecamatan Sanga Desa, Kemudian tanggal 8 Januari 2020 di lakukan pengiriman berkas perkara tahap 1 ke jaksa penuntut umum.

Hari ini Kamis (13/08/2020) dalam Pres releasenya dikatakan akan melakukan pengiriman tersangka dan barang bukti tahap 2 ke jaksa penuntut umum di Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin.

“Tim penyidik kita akan mengikuti perkembangan fakta-fakta persidangan dan jika ada fakta yang baru akan di tindaklanjuti. kerugian negara Sebesar Rp. 238. 627.746,” tutupnya.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.