Kejari Muaraenim Periksa ASN di Dinas PUPR, Disinyalir Rugikan Negara Ratusan Juta Rupiah

Kasi Pidsus Kejari Muaraenim M Alvinda Yudhi Utama

Laporan Endang Saputra

Muaraenim, Sumselupdate.com — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Muaraenim memeriksa seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muaraenim, Kamis (21/1/2021).

Bacaan Lainnya

ASN yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada instansi tersebut diperiksa atas dugaan tindakan merugikan negara senilai ratusan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun, pemanggilan dan pemeriksaan terhadap ASN di Dinas PUPR Muaraenim tersebut, menindak lanjuti adanya laporan dari masyarakat terkait pembangunan jalan di wilayah kecamatan Muaraenim senilai Rp1 milyar pada tahun 2019.

Dari laporan itu, diduga pengerjaannya tidak sesuai dengan volume kualitas dan kuantitas pembangunan jalan.

Kepala Kejaksaan Negeri Muaraenim Mernawati melalui Kasi Pidana Khusus Kejari Muaraenim M Alvinda Yudhi Utama saat ditemui awak media di ruang kerjanya membenarkanya adanya pemanggilan dan pemeriksaan terhadap seorang ASN di Dinas PUPR tersebut.

“Benar, kita memeriksa seorang ASN yang merupakan salah satu PPK di Dinas PUPR Muaraenim. Sudah kita periksa sebelumnya baik vendornya, pengawasnya serta sudah kita terjunkan tim kita ke lapangan untuk mengecek langsung pekerjaan tersebut,” ungkapnya.

Alvin menerangkan, pemanggilan serta pemeriksaan kepada yang bersangkutan, terkait pembangunan jalan seputaran wilayah Kecamatan Muaraenim senilai Rp1 milyar.

“Pemeriksaan ini terkait proyek pengerjaan jalan di Kkota Muaraenim yang tidak sesuai dengan volume kualitas dan kwantitas pekerjaan, sehingga disinyalir pekerjaan dari tersebut merugikan negara senilai ratusan juta rupiah. Dan untuk lebih detailnya, akan kami umumkan dalam waktu dekat statusnya dari hasil pemeriksaan ini, seiring hasil penyelidikan terhadap yang bersangkutan,”ungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas PUPR melalui Sekretaris Dinas PUPR saat dikonfirmasi awak media ini melalui pesan Whatsappnya di nomor +62 822-820X XXXX tidak memberikan komentar dan hanya membuka saja pesan tersebut sampai berita ini diturunkan.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.