Muratara, Sumselupdate.com – Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Musi Rawas (Mura) dan Dinas Pertanian dan Prikanan (DPP) terlihat hasil produksi padi mengalami peningkatan lebih kurang 5.000 ton.
Kemudian berdasarkan angka tetap tahun 2015 produksi padi di Muratara sebesar 17.490 ton, sementara angka ramalan tahun 2016 adalah sebesar 22.332 ton.
“Kalau untuk hasil produksinya mengalami peningkatan, sedangkan kebutuhan beras per tahunnya sebanyak 17.997, 34 ton. Artinya Muratara masih defisit beras sebesar 6.000 ton per tahunnya,” ungkap Kepala BPS Muratara Aidil, kemarin.
Ia menjelaskan peningkatan produksi ini akibat dari bertambahnya luas tanam dan luas panen di Muratara, jadi beberapa lahan terlantar sudah mulai di manfaatkan untuk menanam padi.
“Ya itu dikarenakan adanya penambahan luas tanam dan luas panen padi,” jelasnya.
Ia menambahkan sementara produksi padi di Muratara jika dikonversikan menjadi beras adalah 11.612,40 ton pertahun, makanya masih mengalami defisit.
Akan tetapi tahun 2016 mengalami penurunan dari tahun sebelumnya dimana defisit sekitar 9.000 ton.
“Pastinya mengalami penurun pada tahun 2016 dibandingkan dari tahun sebelumnya,” bebernya. (ain)











