Kasus Campak di AS Meledak, Lebih dari 2.000 Orang Terinfeksi pada 2025

Writer: - Jumat, 2 Januari 2026
Foto yang diabadikan pada 27 Maret 2025 ini menunjukkan gedung Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat (AS) di Washington DC, AS. (Xinhua/Hu Yousong)

Los Angeles, Sumselupdate.com – Amerika Serikat (AS) melaporkan lonjakan signifikan kasus campak sepanjang 2025 dengan total lebih dari 2.000 kasus terkonfirmasi. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi dalam lebih dari tiga dekade terakhir, sejak 1992.

Berdasarkan data terbaru Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention/CDC), hingga 30 Desember 2025 tercatat 2.065 kasus campak di seluruh wilayah AS. Sekitar 11 persen pasien dilaporkan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Read More

Kasus campak tersebut tersebar di 44 wilayah yurisdiksi di AS, termasuk sejumlah kecil kasus pada pengunjung internasional yang datang ke negara tersebut. Angka ini mendekati rekor nasional pada 1992, saat 2.126 kasus campak dilaporkan.

CDC juga mencatat sepanjang 2025 terjadi 49 wabah campak. Sebanyak 88 persen dari total kasus terkonfirmasi diketahui berkaitan langsung dengan wabah tersebut.

Kelompok usia 5 hingga 19 tahun menjadi yang paling terdampak, dengan proporsi sekitar 42 persen dari keseluruhan kasus. Selain itu, tiga kematian akibat campak juga terkonfirmasi terjadi selama 2025.

Campak sebelumnya dinyatakan telah dieliminasi di AS pada tahun 2000, yang berarti tidak adanya penularan domestik dan kasus baru hanya muncul akibat penularan dari luar negeri.

Namun, lonjakan kasus dan wabah campak dalam setahun terakhir memicu kekhawatiran para pakar kesehatan masyarakat. Mereka memperingatkan bahwa AS berpotensi kehilangan status eliminasi campak, menyusul kondisi serupa yang dialami Kanada pada November 2025.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts