Palembang, Sumselupdate.com – Informasi wafatnya guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, Prof Dr H Romli SA, MA meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak.
Prof Dr H Romli SA, MA yang meninggal dunia pada usia ke-68 tahun di di RS Muhammadiyah Palembang, Sabtu (14/6/2025) pukul 19.17 WIB, dikenal selain guru besar, juga tokoh berpengaruh di kalangan Muhammadiyah.
Tak heran, jika informasi meninggalnya almarhum yang akrab disapa Buya Romli ini, menyebar dengan cepat di berbagai grup WhatsApp dan platform media sosial lainnya.
“Rencananya jenazah almarhum dikebumikan di TPU Kebun Bunga Ba’da shalat Zuhur hari ini,” kata Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam atau Kaprodi KPI UIN Raden Fatah Palembang, Mgs M Randicha Hamandia, SKom I, MSos, CDS, CSP, CPM kepada Sumselupdate.com, Minggu (15/6/2025).
M Randicha Hamandia mengatakan, saat ini jenazah Buya Romli sudah disemayamkan di rumah duka yang berada di Komplek RSS Kebun Bunga, Jalan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame, Palembang.
Dikatakan M Randicha Hamandia, almarhum Prof Dr H Romli SA, MA meninggal dunia karena menderita komplikasi penyakit.
Di mata pria yang karib disapa Dika, almarhum Prof Dr H Romli SA, MA yang dipercaya sebagai Ketua Dewan Kehormatan UIN Raden Palembang, merupakan dosen berdedikasi dan berjiwa sosial tinggi.
Di samping itu, Dika menuturkan jika Prof Dr H Romli SA, MA dikenalnya tidak mempersulit dalam reviewer dalam laporan kinerja dosen.
“Semasa saya kuliah dulu tahun 2011, saat kami (mahasiswa –red) mau berangkat ke acara Pekan Ilmiah dan Olahraga di Makassar, Sulawesi Selatan. Beliau mencarikan solusi dengan adanya keterbatasan dana untuk berangkat. Akhirnya kami mahasiswa berangkat dengan peralatan berkecukupan dengan transportasi pesawat terbang,” tuturnya.
Sekilas Tentang Prof Dr H Romli SA, MA
Prof Dr H Romli SA, MA, dilahirkan pada tanggal 10 Desember 1957 dis ebuah desa kecil bernama Kotomuaro, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Pendidikan Dasar (SD) diselesaikan di desa kelahiranya pada tahun 1971. Setelah tamat sekolah dasar (SD), anak sulung dari tiga bersudara ini, yang terlahir dari kedua orang tua bernama Tengku Said Ali dan Nurbaiti ini hijrah ke Kota Palembang dan di kota ini pula beliau menyelesaikan pendidikan tingkat pertama (SMP) dan menengah tingkat atas (SMA), yaitu PGA Muhammadiyah 4 tahun 1975 dan PGAN 6 tahun 1977. Pendidikan Sarjana (S1) diselesaikan pada Fakultas Syari’ah IAIN Raden Fatah Palembang tahun 1983, dengan mengambil jurusan/program studi Jinayah Siyasah (JS).











