Jelang Pilkades Serentak, Polres Muratara Gelar Pengajian Akbar

Polres Muratara, menggelar pengajian akbar dan doa bersama.

Laporan: Marwan Ashari

Muratara,sumselupdate.com – Polres Muratara, menggelar pengajian akbar dan doa bersama jelang Pilkades serentak di wilayah Kabupaten Muratara.

Read More

Pengajian akbar diikuti seluruh calon kades yang akan mengikuti Pilkades serentak, dilaksanakan di halaman Mapolres Muratara, Jumat (16/9/2022).

Tabliq akbar dan doa bersama ini dilaksanakan supaya seluruh wilayah Kabupaten mendapat barokah, terlebih lagi agar lebih aman kondusif dalam pelaksanaan Pilkades serentak.

“Saya   berharap dengan menggelar doa bersama, seluruh wilayah Kabupaten mendapat barokah, terlebih lagi agar lebih aman kondusif dalam pelaksanaan Pilkades serentak, 50 desa dI Muratara,” kata Kapolres Muratara AKBP Ferly Rosa Putra, S.ik.

Dia menegaskan,  pengajian akbar kali ini cukup berbeda sengaja dilaksanakan  di halaman Mapolres Muratara, bukan di masjid-masjid atau di desa-desa. Tujuannya untuk membangun suasana kebersamaan.

Dia  berharap dengan menggelar doa bersama, seluruh wilayah Kabupaten mendapat barokah, terlebih lagi agar lebih aman kondusif dalam pelaksanaan Pilkades serentak, 50 desa dI Muratara.

Dia menambahkan sesuai dengan harapan,  pelaksanaan Pilkades di Muratara harus terlaksana dengan damai dan gembira.

“Semoga apa yang kita laksanakan ini, bisa membawa manfaat untuk semua dan kita sepakat menggelar Pilkades dengan aman dan damai,” tegasnya.

Ditempat yang sama, wakil Bupati Muratara H Inayatullah , menegaskan pengajian akbar kali ini merupakan pengajian yang diluar kebiasaan.

Karena biasanya masyarakat datang ke Polres untuk mengurus permasalahan hukum dan lainnya. Namun kali ini masyarakat datang dari 82 desa 7 kelurahan di Muratara, untuk mendapat pencerahan melalui pengajian akbar.

Dikatakannya di Muratara ini, kami akan membangun manusia dengan nilai-nilai agama.

“Kegiatan seperti ini, akan kita galakkan terus ke depan. Kita harapkan, di usia Muratara yang ke 9 tahun ini, masyarakat terus kompak membangun Muratara dengan tenang, damai,” ujarnya.

Menurutnya, tanpa dukungan masyarakat akan sangat sulit membangun Muratara, tapi dengan doa dan restu bersama.

Sedangkan,  Gus Muwafiq, dalam dakwahnya  menuturkan, masyarakat jangan melupakan identitas bangsa. Menurutnya, saat ini banyak penyakit latah, sehingga masyarakat lebih mengidolakan bangsa lain.

Dia meminta, seluruh masyarakat agar tetap menjaga persatuan bangsa, jangan sampai membawa cara di negara lain untuk menyelesaikan masalah di bangsa sendiri.

Dijelaskannya menghadapi situasi politik, Pilpres, Pilkada, Pileg, maupun Pilkades hendaknya masyarakat, itu hanya sebuah metode untuk memilih pemimpin.

Artinya perbedaan pendapat dan pilihan itu boleh, karena kita tetap menjaga kebersamaan. Jangan sampai beda pilihan, muncul retorika perang badar,”. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.