Jelang Musim Tanam, Dinas Pertanian OKU Timur Amankan Stok Pangan, Antisipasi Banjir dan Hama

Martapura, Sumselupdate.com – Memasuki musim tanam 2018/2019 serta dengan cukup tingginya curah hujan yang sering menyebabkan terjadinya bencana alam banjir dan juga sebagai langkah antisipasi serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT), Dinas Pertanian OKU Timur melakukan berbagai langkah dalam rangka pengamanan produksi pangan 2019.

Langkah tersebut diantaranya, dengan melakukan pengawalan tanaman secara ketat dengan mengoptimalkan peran petugas lapangan, serta meningkatkan konsolidasi dan koordinasi untuk mengantisipasi terjadinya banjir dan serangan OPT sedini mungkin.

Bacaan Lainnya

“Ini sebagai langkah antisipasi gagal panen, maka kita lakukan langkah pengendalian dini melalui pengamatan harian. Dari bulan Oktober kita sudah bergerak. Yang menjadi fokus saat ini yaitu masalah pengendalian hama dan antisipasi musim penghujan,” jelas Kadis Pertanian Ir Ruzuan Efendi.

Untuk pengendalian OPT, melalui kelompok tani di masing-masing wilayah, dirinya mengatakan, telah dilakukan gotong royong dalam membasmi Organisme Pengganggu Tanaman atau disebut dengan istilah Gerakan Gropyokan Tikus dan jenis hama lainnya yang berpotensi merusak tanaman.

“Di beberapa wilayah OKU Timur, melalui kelompok tani yang ada sudah dilakukan sebelum mulai musim tanam. Kita juga melalui petugas Penyuluh dan Pengendali OPT, melakukan pengamatan harian sedini mungkin pada pertanaman padi sehingga tidak terjadi gagal panen akibat serangan OPT,” sambungnya.

Terkait antisipasi tingginya curah hujan, Ruzuan mengajak sekaligus menghimbau kepada petani untuk menjaga dan membersihkan saluran air yang ada, agar aliran air lancar saat curah hujan tinggi.

“Di setiap Kecamatan sudah ada posko pengamatan banjir. Jadi pemantauan kita lakukan terus. Untuk wilayah tertentu seperti wilayah yang dilalui sungai Macak dan sungai Belitang saat ini sudah dinormalisasi. Semoga dengan langkah antisipasi ini, tahun depan kegagalan panen bisa dicegah, sehingga stok pangan OKU Timur aman,” pungkasnya. (mat)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.